OPINI: Bayi yang Tidak Diinginkan: Ujian Etika dan Kemanusiaan Kita
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Ilustrasi banjir./Bisnis Indonesia-Paulus Tandi Bone
Harianjogja.com, JAKARTA—Sebelum membeli mobil bekas, penting untuk mengetahui apakah mobil yang akan dibeli pernah terendam banjir atau tidak. Sebab mobil yang pernah terendam banjir memiliki permasalahan pada sejumlah hal, terutama terkait komponen mesin, bodi, dan juga kelistrikan.
Maka, tak heran bila mobil yang pernah terendam banjir akan dijual dengan harga miring, bahkan selisihnya bisa mencapai 50% dari harga pasaran normal. Hal itu dapat dipahami, karena biaya perbaikan untuk mobil tersebut juga relatif mahal.
Bagi pembeli awam, mungkin cukup sulit untuk mengidentifikasi mobil yang pernah terendam banjir, karena secara kasat mata, kondisi mobil yang pernah terendam banjir akan tampak sama dengan mobil bekas pada umumnya. Apalagi bila mobil tersebut telah "didandani" oleh si penjual.
Meski sudah dipoles sedemikian rupa, mobil bekas terendam banjir masih bisa diidentifikasi melalui sejumlah cara. Pelaku bisnis penjualan mobil bekas dari Garasi Online, Gregy Hardianto memberikan beberapa tip tentang cara mengidentifikasi mobil bekas yang pernah terendam banjir.
Pertama, cek bagian ruang mesin. "Kalau secara fisik, bisa dilihat di ruang mesinnya. Biasanya mobil yang bekas banjir warna ruang mesinnya belang karena terendam banjir," ujar Gregy saat berbincang dengan Antara di Jakarta, Sabtu (8/12/2018).
Kedua, lakukan juga pengecekan pada kabin mobil. Mobil yang pernah terendam banjir biasanya menimbulkan aroma lembap yang tidak sedap, terutama pada bagian jok dan karpet. Aroma apak tersebut akan sulit hilang bila tidak dibersihkan dengan benar.
Ketiga, periksalah bagian-bagian tertentu pada mobil, seperti bagasi, sisi-sisi pintu ataupun kap mesin. Pada mobil yang pernah terendam banjir, biasanya akan timbul karat atau warna kusam pada bagian-bagian tersebut.
Pria yang telah berkecimpung di dunia jual beli mobil sejak dua tahun terakhir ini menambahkan, mobil yang pernah terendam banjir juga bisa dilihat dari alamat Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Jika alamatnya berada di kawasan yang rawan banjir, ada kemungkinan mobil tersebut pernah terendam. "Kalau ini enggak terlalu menentukan karena bisa saja STNK misalnya di Kelapa Gading, tetapi ternyata pemakaiannya di Depok," kata dia.
Dalam kesempatan berbeda, Hamim, mekanik dari bengkel Berkat Service Station yang berada di kawasan Kelapa Dua, Depok, memberikan tip tambahan tentang cara mengidentifikasi mobil bekas yang pernah terendam banjir. Cara yang dia sarankan adalah dengan memeriksa jalur perkabelan yang ada pada mobil. Bila ditemukan lumpur atau tanah merah, maka dapat dipastikan bahwa mobil tersebut pernah terendam banjir.
"Walaupun dia dicuci sebersih apa pun tidak akan bisa hilang kotoran tanah merah itu," ucap Hamim.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Rumah di Panggungharjo Bantul terbakar dini hari diduga korsleting listrik, kerugian sekitar Rp20 juta
AAP rilis panduan baru: waktu istirahat sekolah wajib dilindungi sebagai kebutuhan dasar anak, bukan kemewahan. Simak manfaat medisnya di sini.
Satgas PPKS UPNVY selidiki dugaan kekerasan seksual yang viral di media sosial dengan komitmen perlindungan korban dan investigasi objektif.
Ibunda Fedi Nuril, Gusmawati Nuril binti Hasan Basri, meninggal dunia pada Selasa 19 Mei 2026. Unggahan duka banjir doa dari penggemar.
WhatsApp luncurkan fitur kirim foto terbaru di iPhone tanpa tutup ruang chat. Simak tampilan menu Recents baru khusus pengguna iOS.