Pengesahan PSHT Sragen Dijaga Ketat, Warga Diminta Kurangi Aktivitas
Sebanyak 800 personel Polres Sragen disiagakan untuk pengesahan PSHT Sura 2026. Warga diminta kurangi aktivitas malam hari.
Huawei Mate 20 Pro. (TheVerge)
Harianjogja.com, JAKARTA - Huawei telah meluncurkan telepon seluler (ponsel) premium Mate 20 dan Mate 20 Pro di pasar Indonesia. Perangkat tersebut ditenagai chipset pertama yang dibangun teknologi 7nm dan teknologi kecerdasan buatan (AI) yaitu Kirin 980.
Huawei Mate 20 Series hadir dengan Dual NPU, triple camera dari Leica dengan lensa Ultra-Wide Angle, pengisian ulang baterai super cepat, serta Android Pie. "Ini merupakan produk dengan inovasi terbaik di kelasnya, selalu menjadi benchmark untuk produk-produk lain," ujar Deputy Country Director Huawei Indonesia Consumer Business Group, Lo Khing Seng dalam peluncuran Huawei Mate 20 Series di Jakarta, dilansir Antara, Jumat (21/12/2018).
Huawei Mate 20 hadir dengan warna Twilight campuran warna hitam, ungu dan biru, yang terinspirasi dari warna langit di malam hari dengan layar dewdrop atau notch yang berbentuk mutiara 6,53 inci beresolusi FHD+.
Perangkat tersebut dipersenjatai triple camera 16MP untuk ultra wide angle 17mm f/2.2, 12 MP untuk wide angle 27mm f/1.8 dan 8MP untuk 2x Telephoto 52mm, f/2.4.
Kamera ini disusun dalam formasi Matrix Camera, yaitu tiga lensa dan satu flash disusun dalam formasi grid dua-dua yang terinspirasi dari lampu depan mobil balap klasik. Untuk selfie, Mate 20 dilengkapi kamera depan 24MP.
Dibekali chipset Kirin 980, Mate 20 memiliki RAM 6GB dan ROM 128GB yang dapat diperluas hingga 256GB. Ponsel tersebut dibekali 4000mAh dengan 22,5W Huawei Supercharge.
Sementara itu, Huawei Mate 20 Pro hadir dengan layar lebih kecil 6,39 inci mengusung desain Fullview dengan rasio 19:5:9 dan warna Emerald Green.
Ini menjadikannya smartphone pertama dengan layar curved dan 2K, kata Product Marketing Manager Huawei Indonesia Consumer Business Group, Advent Jose, dalam sesi presentasi.
Dari segi kamera, Mate 20 Pro jauh lebih premium dibanding Mate 20 dengan triple camera 40MP untuk wide angle 27mm f/1.8, 20MP untuk ultra wide angle 16mm f/2.2 dan 8MP untuk 3x Telephoto 80mm, f/2.4. Untuk selfie, perangkat tersebut dibekali kamera depan 24MP.
Sama seperti Mate 20, Mate 20 Pro juga dibekali chipset Kirin 980, RAM 6GB dan ROM 128GB yang dapat diperluas hingga 256GB.
Ponsel tersebut dibekali 4200 mAh dengan 40W Huawei Supercharge. Mate 20 Pro juga dibekali wireless reverse charge. Huawei Mate 20 Series dibekali sensor pemindai sidik jari yang berada di dalam layar.
Huawei Mate 20 Pro dibanderol dengan harga Rp11,999 juta, sementara Mate 20 ditawarkan dengan harga Rp8,999 juta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Sebanyak 800 personel Polres Sragen disiagakan untuk pengesahan PSHT Sura 2026. Warga diminta kurangi aktivitas malam hari.
Pemkot Jogja mempercepat penataan kabel fiber optik melalui sistem ducting untuk mengurangi sampah visual dan mempercantik wajah kota wisata.
Kejagung menyerahkan PNBP hasil pemulihan aset senilai Rp1,029 triliun ke Kemenkeu, termasuk aset dan uang milik terpidana Eddy Tansil.
Chapter Jogja 2026 kembali hadir di JNM dan SD Tumbuh pada 19-23 Juni dengan konsep Unique Art Fair yang memperkuat ekosistem seni rupa Yogyakarta.
Wayang Gedhog langka akan dipentaskan di Keraton Jogja saat 1 Sura 2026. Lakon Jaya Berdangga sarat pesan perjuangan, kesetiaan, dan refleksi diri.
Kementerian PU mempercepat preservasi Jalan Pantura Kudus-Pati-Rembang. Progres proyek Lingkar Juwana-Pati sudah 85 persen dan ditarget selesai Juni 2026.