Bupati Muara Enim Edison Siapkan Rp1,6 M untuk Suap Auditor BPK
Bupati Muara Enim Edison diduga terlibat suap audit BPK Rp1,6 miliar. KPK ungkap skema korupsi proyek pendidikan dan aliran dana.
Planet HD219134b. (Istimewa/NASA.gov)
Harianjogja.com, WASHINGTON - Sekelompok ilmuwan Eropa dikabarkan menemukan planet mirip Bumi yang memiliki batu rubi dan safir yang melimpah. Penemuan yang telah dilaporkan oleh Royal Astronomical Society ini bermula saat para astronom menyelidiki kondisi dan jenis kimia dari planet berbatu.
Dilansir Popular Science, Jumat (4/1/2018), penelitian ini dilakukan oleh astronom Amy Bonsor dari University of Cambridge. Studi yang dilakukan Bonsor menunjukkan bahwa bahan seperti kalsium dan aluminium lazim ditemukan di planet berbatu.
Penelitian itu mengantarkan Bonsor menemukan HD219134b, sebuah planet yang penuh dengan batu rubi dan safir. Planet ini disebut juga Super Earth karena punya kemiripan dengan Bumi, tetapi 10%-20% lebih padat dari Bumi.
Super Earth terletak di 21 tahun cahaya dari rasi bintang Cassiopedia. Orbitnya hanya berlangsung tiga hari untuk sekali mengelilingi bintang induknya.
Peneliti mengatakan, suhu tinggi dan tingkat konsentrasi kalsium aluminium membuat terjadinya proses pembuatan batu permata. "Sebuah kelas baru dari exoplanet berbatu yang terbentuk dari sejumlah besar kalsium, aluminium dan oksidasi. Terlebih, planet ini terbentuk sangat dekat dengan bintang induknya," ujar Bonsor.
Tak puas, tim peneliti berencana untuk mencari lebih banyak kandidat planet ekstra surya yang memperlihatkan jenis komposisi kimia serupa. Rencana itu mendapat tanggapan dari misi PLATO, sebuah survei planet ekstra surya yang dipelopori oleh Badan Antariksa Eropa. "Akan bagus untuk melakukan pencarian ini, akan ada beberapa sistem yang mulai muncul dari pencarian tersebut untuk menemukan exoplanet berbatu," ujarnya.
Bonsor mengatakan, ini salah satu cara untuk memodelkan bagaimana koleksi primitif dari bahan-bahan ini perlahan tumbuh dan berkembang menjadi sebuah planet utuh.
Penelitian ini dapat menjelaskan bagaimana sebuah planet seperti Bumi terbentuk, dan apakah tata surya bisa menciptakan Super Earth permata yang berharga. “Paling tidak, saat ini kita tahu bahwa ada planet lain di luar sana yang berkilauan cerah dengan batu merah dan biru," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Bupati Muara Enim Edison diduga terlibat suap audit BPK Rp1,6 miliar. KPK ungkap skema korupsi proyek pendidikan dan aliran dana.
Elkan Baggott dikaitkan dengan Bolton Wanderers jelang musim Championship 2026/2027. Namun bek Timnas Indonesia itu masih terikat kontrak di Ipswich Town.
Disclosure Day karya Steven Spielberg memimpin box office AS dengan US$44 juta, namun masih perlu US$300 juta global untuk balik modal.
Samsung dikabarkan mulai menguji One UI 9 untuk Galaxy A17 5G, Galaxy A34, dan Galaxy A57. Simak daftar perangkat dan bocoran fiturnya.
Oliver Tree meninggal dunia pada usia 32 tahun akibat kecelakaan helikopter di Brasil. Simak perjalanan karier dan warisan musik sang pelantun Life Goes On.
Belgia menghadapi Mesir di laga pembuka Grup G Piala Dunia 2026. Duel Kevin De Bruyne dan Mohamed Salah diprediksi berlangsung ketat dan penuh taktik.