Wonogiri Putar Haluan Ekonomi, Pariwisata dan Ekraf Jadi Andalan Baru
Wonogiri mulai tinggalkan ketergantungan sektor pertanian, kini fokus kembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dongkrak ekonomi daerah.
Maserati membutuhkan tim kerja dengan pengetahuan dan pengalaman khusus./flickr/antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Pembuat mobil super Italia, Maserati tengah mempersiapkan produksi mobil sport terbaru. Rencana, produsen mobil mewah ini membenahi lini produksinya di Modena, Italia pada pertengahan tahun ini.
Pimpinan Maserati, Harald J Wester, telah bertemu Dewan Pemerintah Daerah dan Wali Kota Modena, Gian Carlo Muzzarelli, guna membahas misi strategis pabrik yang telah direncanakan sejak 2018, dilansir Economic Times, Selasa (12/2/2019).
Pabrik yang diproyeksikan beroperasi tahun depan itu akan menggunakan peralatan canggih untuk memproduksi mobil sport berteknologi tinggi, sejalan dengan tradisi dan nilai-nilai yang diemban pabrik Maserati sejak berdiri di Modena pada 1939.
Untuk itu, Maserati membutuhkan tim kerja dengan pengetahuan dan pengalaman khusus, terutama untuk menangani siklus fabrikasi, menguasai inovasi teknologi, serta mampu menerapkan standar kerja berkualitas tinggi untuk mewakili Maserati sebagai produsen mobil khas Italia.
CEO Maserati juga mengonfirmasi peran kunci pabrik Via Ciro Menotti dalam perencanaan industri peridoen 2018-2022.
Harald J Wester memastikan bahwa perubahan lini produksi di Modena akan mendorong rencana pembaruan model-model Maserati di masa mendatang, kendati ia tidak menyebutkan mobil sport jenis apa yang akan dibuat di pabrik itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Wonogiri mulai tinggalkan ketergantungan sektor pertanian, kini fokus kembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dongkrak ekonomi daerah.
Pencegahan stunting tidak hanya difokuskan pada anak, karena ibu juga harus mendapat perhatian.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Wali Kota Jogja Hasto dorong kampung wisata jadi ruang belajar. Turis asing diusulkan ikut mengajar anak-anak.
Jadwal KRL Solo–Jogja Jumat 22 Mei 2026 kembali normal. Cek jam keberangkatan lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.