Proyek Infrastruktur Diharapkan Dongkrak Penjualan Pikap

Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok Selasa, 02 April 2019 12:27 WIB
Proyek Infrastruktur Diharapkan Dongkrak Penjualan Pikap

Sokon Supercab di Giicomvec 2018./Bisnis.com-Fatkhul Maskur

Harianjogja.com, JAKARTA—Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat penjualan pikap selama dua bulan terakhir turun 5,3% dibandingkan tahun lalu, yakni dari 25.512 unit menjadi 24.149 unit.

Ketua 1 Gaikindo Jongkie D. Sugiarto mengatakan pihaknya kesulitan untuk mengetahui secara pasti penurunan pasar pikap pada periode tersebut. "Agak susah untuk membuat komentar dari [penjualan] bulan ke bulan karena kami tidak tahu apakah memang pasar yang turun atau ada kesulitan produksi atau delivery," ujarnya kepada Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI), Minggu (31/3/2019).

Namun, secara umum Gaikindo memprediksi selama infrastruktrur terus berkembang maka secara otomatis segmen kendaraan niaga akan terdorong untuk berkembang juga. Hanya saja, Jongkie memprediksi pasar kendaraan niaga secara umum akan sama seperti tahun lalu.

“Peluang tumbuh tetap ada. Salah satu pendorongnya adalah pengembangan infrastruktur jalan. Namun secara jumlah, akan relatif sama dengan tahun lalu," ujarnya.

Gaikindo mencatat penjualan kendaraan niaga (bus, truk, pikap, dan kabin ganda) mencapai 276.631 unit di sepanjang 2018.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis Indonesia

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online