Bahaya Terlalu Sering Minum Manis, dari Berat Badan Naik hingga Risiko Diabetes
Terlalu sering minum manis dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2, berat badan naik, gigi berlubang, dan masalah kesehatan lainnya. Simak penjelasannya.
SEOUL-Pabrikan ponsel asal Korea Selatan, LG dikabarkan tengah menguji smartphone generasi terbaru Nexus 5. Smartphone tersebut lahir berkat kerjasama antara LG dengan Google.
Situs asal Korea Selatan Daum.net mengungkapkan pengujian telah dilakukan bulan lalu dengan sistem pengamanan yang ketat. Smartphone baru tersebut juga sudah dipamerkan ke CEO Google,http://www.unwiredview.com/2013/05/30/lg-may-already-be-testing-nexus-5-prototype-after-all-sold-3-million-nexus-4s-to-date/"> Larry Page.
Pihak LG yang diwakili Vice Presiden LD Win Kim tidak secara ekplisit mengatakan bahwa pabriknya tidak akan membuat Nexus 5. Kim mengaku kesuksesan Nexus 4 yang memberikan dampak marketing yang cukup signifikan. Ia mengatakan pihaknya tidak membutuhkan dukungan pemasaran seperti itu lagi.
Namun, jika Google mengeluarkan Nexus terbaru tahun ini, smartphone tersebut harus menggunakan sistem operasi Android 5.0 Key Lime Pie.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Terlalu sering minum manis dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2, berat badan naik, gigi berlubang, dan masalah kesehatan lainnya. Simak penjelasannya.
Benarkah baterai mobil listrik hanya bertahan 10 tahun? Simak hasil riset, faktor yang memengaruhi daya tahan, cara merawat, dan hal penting soal garansi.
DPUPKP Sleman memprioritaskan pemeliharaan dan peningkatan jalan kabupaten menuju pintu Tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen, termasuk di Kalasan, Gayamharjo.
Arsenal menjamu Lille pada Liga Champions 2026/2027, Rabu 14 Oktober pukul 02.00 WIB. Simak kondisi skuad dan misi kedua tim di matchday kedua.
Sarwendah mengaku fitur Instagram Live miliknya dibatasi selama setahun. Ia juga menjelaskan unggahan video call Ruben Onsu diturunkan Instagram.
Warga Gondomanan, Andri Surya Kusuma, memilih transmigrasi ke Konawe Utara untuk mengembangkan usaha pertanian serai dan nilam.