Ditlantas Polda DIY: Pengemudi Taksi Jangan Main Hakim Sendiri
Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta meminta tidak ada aksi main hakim sendiri antara pengemudi taksi konvensional dan taksi berbasis aplikasi
Harianjogja.com, JAKARTA-Samsung dikabarkan bakal segera meluncurkan smartphone terbaru, Galaxy Alpha, perangkat yang katanya lebih tipis dari Apple iPhone 5S.
Seperti dilaporkan The Inquirer, Rabu (6/8/2014), perangkat itu belum resmi dirilis oleh Samsung tetapi toko online Mobilefun sempat membuka pre-order itu perangkat itu awal minggu ini.
Menurut The Inquirer, smartphone terbaru Samsung itu dibanderol cukup mahal, mencapai 549 poundsterling (sekitar Rp10 jutaan) termasuk SIM-gratis.
Mobilefun sekarang tidak lagi mamasang pre-order Galaxy Alpha, tidak jelas mengapa retailer tersebut membuka dan menarik lagi tawaran pre-order.
Galaxy Alpha kabarnya memiliki bentang layar 4,7 inci (1280x720), prosesor octa-core Exynos 5433, RAM 2GB , kapasitas penyimpanan internal 32 GB, kamera 12 megapixel, serta dukungan Bluetooth 4.0 dan 4G LTE.
Perangkat ini disinyalir hanya mengandalkan memori penyimpanan internal alias tidak dibekali SLOT micro-SD.
Informasi terbaru menyebutkan bahwa Galaxy Alpha bakal diluncurkan pada 13 Agustus mendatang, atau lebih cepat dari IPHONE 6 yang menurut rumor akan muncul 9 September.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta meminta tidak ada aksi main hakim sendiri antara pengemudi taksi konvensional dan taksi berbasis aplikasi
Pertamina memastikan isu larangan Pertalite untuk merek kendaraan tertentu mulai 1 Juni 2026 adalah hoaks dan tidak benar.
Kemenhub memperketat ramp check bus AKAP jelang libur Iduladha 2026 untuk memastikan keselamatan perjalanan masyarakat.
Ditjenpas memindahkan 80 napi high risk ke Nusakambangan selama Mei 2026 untuk memperkuat keamanan dan pembinaan lapas.
Kasus kekerasan seksual UPN Veteran Yogyakarta memasuki tahap sanksi. Lima dosen dinonaktifkan sementara oleh kampus.
BMKG memprediksi hujan lebat masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Jawa Tengah hingga akhir Mei 2026.