Rekening PPPK dan OB Dipakai Menampung Uang Korupsi Muara Enim
KPK mengungkap rekening PPPK dan office boy diduga dipakai menampung uang korupsi kasus pengadaan di Muara Enim. Barang bukti Rp1,9 miliar disita.
logo Nissan (JIBI/Harian Jogja/Reuters)
Harianjogja.com, JAKARTA — Yoshiya Horigome, Vice President Director of National Marketing and Sales PT Nissan Motor Indonesia, akan mengakhiri tugasnya di Indonesia pada bulan ini.
Stephanus Ardianto, President Director Nissan Motor Indonesia (NMI), agen tunggal pemegang merek Nissan, mengatakan Horigome kembali ke Nissan Asia & Oceania Department di Jepang.
“NMI sangat menghargai kontribusi besar Horigome dalam melakukan ekspansi perusahaan selama masa jabatannya,” kata dia dalam siaran pers yang diterima Bisnis.com, Kamis (14/8/2014).
Menurutnya, Horigome yang bergabung di NMI sejak 2012 itu berhasil melakukan beberapa pencapaian, diantaranya kemitraan dengan PT Mitra Pinashtika Mustika Auto (MPM Auto) sebagai diler kedua NMI.
Selanjutnya pada Februari 2014, dia juga berhasil membuat perjanjian kerja sama dengan perusahaan transportasi Blue Bird Group, dengan menjual 1.000 unit Nissan Almera untuk diopersikan sebagai armada taksi Blue Bird.
Dia menjelaskan peran Horigomen sebagai corporate spokesperson NMI akan digantikan oleh Steve dan Budi Nur Mukmin selaku General Manager Marketing Strategy and Communication NMI.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPK mengungkap rekening PPPK dan office boy diduga dipakai menampung uang korupsi kasus pengadaan di Muara Enim. Barang bukti Rp1,9 miliar disita.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 14 Juni 2026 tersedia sejak pagi hingga malam. Simak jadwal lengkap keberangkatan terbaru.
SD Tumbuh 3 Jogja gelar AFT 2026 di TBY, konser orkestra anak bertema inklusi, kolaborasi musik, tari, dan visual kreatif.
Qatar menahan imbang Swiss 1-1 di Piala Dunia 2026 lewat gol injury time Boualem Khoukhi di laga Grup B.
Wamenpar Ni Luh sebut wisata gastronomi bukan sekadar kuliner, tapi pengalaman budaya yang jadi daya tarik wisata Indonesia.
Pemerintah siapkan PLTG 2.000 MW senilai Rp70 triliun untuk dorong swasembada energi dan target pertumbuhan ekonomi 8%.