Di Bantul, 4 Jenis Barang Ini Dipantau
<p><em>Dinas Perdagangan Kabupaten Bantul, melakukan pemantauan stok kebutuhan pokok dengan fokus pada empat komoditas</em></p>
Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Reuters)
Harianjogja.com, NEW YORK --Produsen mobil Jepang, Toyota masih memimpin dalam hal angka penjualan di seluruh dunia. Toyota melaporkan kalau mereka sudah menjual 7,615 juta kendaraan selama 9 bulan di 2014.
Angka itu mengalami kenaikan 3 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Toyota tahun ini menargetkan bisa menjual 10,2 juta kendaraan. Jika itu tercapai maka akan menjadi rekor di dunia otomotif.
Sementara itu, VW sudah menjungkalkan General Motors untuk menjadi yang terbaik kedua dengan angka penjualan 7,4 juta. Seperti halnya Toyota, VW pun menargetkan bisa menjual 10 juta kendaraan.
Sedangkan GM harus puas berada di urutan ketiga dengan angka 7,37 juta kendaraan.
Padahal tadinya GM, seperti detikOto kutip dari New York Times, Rabu (5/11/2014), merupakan pabrikan nomor satu dunia selama lebih dari 7 dekade sebelum dikalahkan Toyota tahun 2008 lalu.
GM kembali menjadi nomor satu di tahun 2011 ketika Jepang dilanda bencana tsunami dan produksi mereka terhambat gara-gara banjir di Thailand.
Toyota kemudian balas merebut mahkota dari GM pada 2012 dan mempertahankannya sampai sekarang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
<p><em>Dinas Perdagangan Kabupaten Bantul, melakukan pemantauan stok kebutuhan pokok dengan fokus pada empat komoditas</em></p>
BNNP DIY mengungkap modus sabu disembunyikan dalam speaker di Bantul. Seorang mahasiswa ditangkap bersama sabu dan tembakau sintetis
Puan Maharani menyebut kehadiran Prabowo di DPR untuk menyampaikan KEM-PPKF RAPBN 2027 menjadi momentum strategis nasional
BPA Fair Kejaksaan Agung menjual Harley Davidson, BMW, hingga Mercedes hasil rampasan korupsi dengan kenaikan lelang Rp1,65 miliar.
Kemhan siapkan Bandara Kertajati menjadi pusat MRO pesawat Hercules Asia untuk memperkuat industri pertahanan Indonesia
Prabowo ungkap alasan turun langsung menyampaikan KEM-PPKF RAPBN 2027 di DPR di tengah tantangan geopolitik dan ekonomi global.