Ditlantas Polda DIY: Pengemudi Taksi Jangan Main Hakim Sendiri
Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta meminta tidak ada aksi main hakim sendiri antara pengemudi taksi konvensional dan taksi berbasis aplikasi
Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Reuters)
Harianjogja.com, JAKARTA -- Facebook Inc mengatakan para penggunanya akan memiliki pilihan untuk mendonasikan langsung pada berbagai bantuan amal untuk Ebola melalui sebuah tombol yang terletak di atas "News Feed" mereka atau berita umpan.
Pengguna Facebook dapat menyumbang di tiga kelompok amal; International "Medical Corps", "International Federation of Red Cross dan Red Crescent Societies", dan "Save the Children", mulai kemarin Rabu (5/10), demikian kata Facebook pada situs resminya, Rabu.
Perusahaan sosial media itu juga mendonasikan 100 terminalnya untuk menyediakan internet dan akses panggilan suara untuk membantu para pekerja yang menangani daerah terserang Ebola seperti Guinea, Liberia dan Sierra Leone.
Kepala Eksekutif, Mark Zuckerberg mengatakan pada Oktober, dia dan istrinya akan mendonasikan 25 juta dolar AS ke Yayasan Pusat Pengendali Penyakit untuk memerangi Ebola.
Wabah Ebola telah mennyebabkan hampir 5.000 kematian di Afrika Barat dan sembilan ancaman kasus di Amerika Serikat sejak Agustus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta meminta tidak ada aksi main hakim sendiri antara pengemudi taksi konvensional dan taksi berbasis aplikasi
Tren wisata 2026 berubah, turis kini cari pengalaman emosional, healing, dan perjalanan bermakna ke Jepang, Korea, hingga China.
Peringatan 20 tahun gempa Jogja jadi momentum penguatan kesiapsiagaan bencana berbasis teknologi, kolaborasi, dan edukasi masyarakat.
Potong hewan kurban berisiko picu infeksi kulit. Simak tips dokter agar tetap aman saat Iduladha.
PLN memulihkan listrik lebih dari 1,5 juta pelanggan di Sumatra usai gangguan SUTET akibat cuaca ekstrem.
Program kerja sama Cek Kesehatan Gratis antara Gojek dan Kementerian Kesehatan berlangsung sejak Februari hingga Desember 2026, diawali di Palembang dan Bandung