Advertisement
KENAIKAN HARGA BBM : Penjualan Mobil Daihatsu Bisa Drop 15%
Advertisement
Harianjogja.com, BOGOR -- Pabrikan Jepang Daihatsu memastikan naiknya harga jual BBM subsidi di Indonesia, bukanlah perkara besar. Pengaruhnya pada penjualan mobil hanya bersifat sementara. Maksimal 15 persen.
Advertisement
"Berdasarkan arahan Gaikindo, dampak pengurangan BBM bersubsidi itu hanya akan berdampak jangka pendek," ujar Marketing Director PT Daihatsu Astra Motor (DAM), Amelia Tjandra, di sela-sela workshop Astra di Bogor, Jawa Barat, Rabu (19/11/2014).
"Hanya akan berdampak sampai 4 bulan, atau hanya berdampak sekitar 10-15 persen saja. Habis itu akan kembali normal, dan pasar di tahun depan akan tetap sama seperti tahun ini mencapai 1,2 juta unit," tambahnya.
Dirinya juga meyakini naiknya harga jual BBM bersubsidi bisa membuat industri otomotif semakin maju.
"Dan katanya dana untuk subsidi BBM akan dialokasikan untuk infrastruktur memperluas jalan, membangun industri listrik, dan ini sangat mendukung industri otomotif Indonesia. Kami percaya setiap kebijakan pasti baik untuk negara (Indonesia)," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Darurat Mental, 700.000 Anak Indonesia Alami Depresi dan Cemas
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Tol Jogja-Solo Segmen Purwomartani Dibuka Mudik Lebaran, Masuk Gratis
- Sempat Longsor Tiga Kali, Jalur Clongop Gunungkidul Kembali Dibuka
- Jadwal Buka Puasa di Jogja 10 Maret 2026, Magrib 17.58 WIB
- Fungsikan Tol Purwomartani-Prambanan 16-29 Maret, Ini Aturannya
- Viral Kapal Tanker Mandeg di Lepas Pantai Selatan Kulonprogo
Advertisement
Advertisement




