Penampakan Ruko di Solo Baru yang Jadi Markas Penipuan Internasional
Ruko di Solo Baru jadi markas sindikat penipuan internasional. Polisi tangkap 38 tersangka dengan modus investasi kripto palsu.
Ilustrasi Xiaomi. (Istimewa)
Harianjogja.com, BEIJING - Xiaomi mematok target pengiriman 100 juta telepon seluler (ponsel) pintar pada 2018, dan menurut informasi terbaru, Xiaomi berhasil mencapai angka tersebut dua bulan sebelum 2018 berakhir.
Dilansir GSMArena, Senin (5/11/2018), hal tersebut diungkap founder dan CEO Xiaomi, Lei Jun dalam pidatonya di Zhong Guan Cun Forum di Beijing, Tiongkok, Sabtu (3/11/2018). Lei Jun mengumumkan bahwa angka tersebut telah tercapai pada 26 Oktober.
Dia juga mengatakan bahwa Xiaomi adalah perusahaan yang paling cepat berkembang di pasar domestik. Tepat pukul 11.23 pada 26 Oktober waktu setempat, Xiaomi mencatat pengiriman smartphone ke-100 juta.
Lei Jun memilih untuk mengumumkannya dalam acara yang digelar di Zhong Guan Cun Science Park, tempat dia mendirikan perusahaan tersebut pada 2010. Beberapa media Tiongkok menyebut tempat itu layaknya "Silicon Valley", dan para pengusana, termasuk Jun, mengklaim tempat tersebut dapat menjadi pusat penemuan dan inovasi teknologi dunia.
Dalam kesempatan itu, Lei Jun juga menyatakan terima kasih kepada timnya untuk upaya berkelanjutan dalam inovasi teknologi dan peningkatan kualitas selama bertahun-tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Ruko di Solo Baru jadi markas sindikat penipuan internasional. Polisi tangkap 38 tersangka dengan modus investasi kripto palsu.
Jadwal Prameks Jogja–Kutoarjo 31 Mei 2026 lengkap. Simak jam berangkat, tips tiket, dan keunggulan kereta bebas macet.
BMKG prakirakan cuaca Jogja 31 Mei 2026 didominasi berawan. Cek suhu, kelembapan, dan kondisi tiap wilayah DIY di sini.
KCIC memprediksi penumpang Whoosh naik 15% saat libur Waisak dan Hari Lahir Pancasila, dengan okupansi mencapai lebih dari 80%.
Fenomena api misterius di Seyegan, Sleman, diduga dipicu gas metana. FT UGM merekomendasikan pemasangan blower dan perbaikan sirkulasi udara.
Blackout Sumatra menjadi sorotan. ITB menilai variabilitas cuaca akibat perubahan iklim menambah tantangan stabilitas sistem listrik modern.