AI Masuk E-Katalog, Luhut Klaim Anggaran Bisa Hemat 30 Perse
Luhut menyebut integrasi AI dalam E-Katalog dapat menghemat anggaran 20%-30% serta meningkatkan transparansi pengadaan pemerintah.
Ilustrasi Xiaomi. (Istimewa)
Harianjogja.com, BEIJING - Xiaomi mematok target pengiriman 100 juta telepon seluler (ponsel) pintar pada 2018, dan menurut informasi terbaru, Xiaomi berhasil mencapai angka tersebut dua bulan sebelum 2018 berakhir.
Dilansir GSMArena, Senin (5/11/2018), hal tersebut diungkap founder dan CEO Xiaomi, Lei Jun dalam pidatonya di Zhong Guan Cun Forum di Beijing, Tiongkok, Sabtu (3/11/2018). Lei Jun mengumumkan bahwa angka tersebut telah tercapai pada 26 Oktober.
Dia juga mengatakan bahwa Xiaomi adalah perusahaan yang paling cepat berkembang di pasar domestik. Tepat pukul 11.23 pada 26 Oktober waktu setempat, Xiaomi mencatat pengiriman smartphone ke-100 juta.
Lei Jun memilih untuk mengumumkannya dalam acara yang digelar di Zhong Guan Cun Science Park, tempat dia mendirikan perusahaan tersebut pada 2010. Beberapa media Tiongkok menyebut tempat itu layaknya "Silicon Valley", dan para pengusana, termasuk Jun, mengklaim tempat tersebut dapat menjadi pusat penemuan dan inovasi teknologi dunia.
Dalam kesempatan itu, Lei Jun juga menyatakan terima kasih kepada timnya untuk upaya berkelanjutan dalam inovasi teknologi dan peningkatan kualitas selama bertahun-tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Luhut menyebut integrasi AI dalam E-Katalog dapat menghemat anggaran 20%-30% serta meningkatkan transparansi pengadaan pemerintah.
Polisi mengamankan dua pelajar yang terlibat perkelahian dengan celurit di Jalan Solo-Semarang, Ampel, Boyolali.
KAI menambah 3 perjalanan KA menuju Jakarta dari Jogja, Malang, dan Semarang serta meningkatkan kapasitas KA Anggrek dan Gumarang.
AirNav memperpanjang penutupan tiga bandara akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau pada Minggu, 6 September 2026.
Pemerintah menyiapkan Rp40 triliun untuk membayar angsuran dan bunga Kopdes yang jatuh tempo 27-28 September 2026.
BMKG memantau sebaran abu vulkanik Anak Krakatau hingga 50.000 kaki yang berdampak pada empat bandara dan keselamatan penerbangan.