Nusantara Explorer Disempurnakan, Siap Layani Pariwisata
Nusantara Explorer masih disempurnakan usai dicoba Presiden Prabowo. Kereta wisata ini akan melayani perjalanan berbasis permintaan wisatawan.
Kamera Pocket Sony ZV-1
Harianjogja.com, JAKARTA – Perusahaan bisnis elektronik, Sony Electronics meluncurkan kamera saku (pocket) digital terbarunya, ZV-1, di Indonesia yang ditujukan untuk kreator video kasual dan diklaim mengombinasikan teknologi pencitraan mutakhir yang mudah digunakan.
President Director PT Sony Indonesia Kazuteru Makiyama menjelaskan bahwa Sony ZV-1 ini dirancang untuk pengambilan video kasual dan cocok sebagai pendamping dari ponsel pintar. Hal ini, karena kamera ini dihadirkan untuk para pemula yang gemar merekam momen sehari-hari dan membagikannya di media sosial.
“Meski di masa pandemi, kreativitas dan produktivitas harus terus dijaga dan ditingkatkan, salah satunya dengan menggunakan video. Dalam lima tahun terakhir, online video telah menunjukkan perkembangan pesat dan menjadi sebuah tren baru,” ujarnya lewat rilisnya, Sabtu, (25/7).
BACA JUGA : Sony Hingga Google Tunda Rilis Produk demi Dukung
Ia melihat tren merekam video tengah diminati oleh generasi Z dan milenial yang berusia 20 sampai 30 tahun dan kebanyakan video direkam melalui ponsel pintar. Menurutnya, saat ini juga banyak juga yang mulai tertarik untuk beralih ke kamera di masa yang akan datang. Hal ini dinilai menjadi kesempatan bagi Sony Indonesia untuk memperkenalkan produknya, kamera digital ZV-1.
Untuk diketahui, kamera dimodali dengan sensor CMOS stacked tipe 1.0 inci beresolusi 20MP ini dilengkapi dengan chip DRAM dan processor BIONZ X generasi terbaru dengan LSI front-end. Kemudian gawai ini dilengkapi degan lensa 24-70mm f1.8-2.8 ZEISS Vario-Sonnar T*, layar LCD vari-angle, mikrofon internal dan hot shoe dan port mikrofon untuk memasang mikrofon eksternal.
Lebih lanjut, untuk perekaman videonya, Sony ZV-1 mampu merekam video UHD 4K 30p full pixel readout tanpa pixel binning pada codec XAVC S dengan durasi lebih dari 30 menit. Selain itu, kameri ini memiliki resolusi 1080p yang mendukung frame rate tinggi hingga 120 fps dan memiliki fitur Super Slow Motion 960fps.

Fitur picture profile (S-Log) juga tersedia dalam produk ini sehingga memberikan fleksibilitas saat post-production. Sistem autofocus-nya juga sangat cepat, dengan Real-time Eye AF dan Real-time Tracking.
BACA JUGA : PS 5 Akhirnya Dirilis, Ini Spesifikasinya
Bagi yang berminat, kamera ini akan segera tersedia di Indonesia dengan harga Rp9.999 juta dan dapat segera dipesan secara pre-order di seluruh Sony Authorized Dealers mulai 23 Juli—9 Agustus 2020. Untuk seluruh pembelian dalam masa pre-order, akan mendapatkan paket spesial, termasuk paket adaptor kabel dan shooting grip VCT-SGR1.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Nusantara Explorer masih disempurnakan usai dicoba Presiden Prabowo. Kereta wisata ini akan melayani perjalanan berbasis permintaan wisatawan.
Perayaan HUT RI ke-81 di media sosial diwarnai euforia kemerdekaan sekaligus gelombang solidaritas untuk korban gempa NTT.
sejarah Jogja dapat dilakukan melalui berbagai cara, termasuk menguri-uri nilai dan keteladanan Sri Sultan Hamengku Buwono IX.
Sejarah upacara penurunan bendera 17 Agustus bermula di Gedung Agung Jogja pada 1946 dan berkembang menjadi tradisi kenegaraan hingga kini.
Pilur Gunungkidul 2026 digelar 26 September dengan 230 TPS di 31 kalurahan. DPT ditetapkan 24 Agustus.
Gempa M6,2 mengguncang Sulawesi Tengah pada Sabtu malam. BNPB mencatat satu orang meninggal dan dua gedung kantor rusak.