Tambang CV BKS di Kulonprogo Dimediasi, Ini Penjelasan Pemda DIY
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Pembaruan Google Maps/istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA - Warganet yang mengakses aplikasi peta Google Maps mengaku suara navigasi mereka tiba-tiba beralih meski pun mereka tidak pernah mengubah setelan.
Dikutip dari laman Phone Arena, Jumat (17/9/2021), topik ini dibahas oleh para pengguna di platform Twitter dan Reddit.
Salah seorang pengguna Reddit mengaku menggunakan fitur navigasi dengan asisten suara perempuan berbahasa Inggris.
Ketika digunakan, suara tersebut berubah menjadi suara laki-laki dengan sedikit aksen India.
Baca juga: Pemkot Jogja Salurkan Tali Asih pada Atlet dan Pelatih yang Berangkat di PON Papua
Pengguna lainnya mengaku suara navigasi berganti-ganti antara suara perempuan dengan suara laki-laki beraksen India selama digunakan.
Perubahan yang diduga akibat bug ini terjadi pada aplikasi Maps di Android maupun Google, di beberapa negara yang menggunakan bahasa Inggris sehari-hari.
Akun resmi Google Maps di Twitter menyatakan mereka akan segera memperbaiki masalah ini.
"Hai yang ada di sana, kami minta maaf atas pengalaman Anda. Tim sedang bekerja untuk memperbaikinya dan akan segera diluncurkan. Terima kasih atas kesabaran Anda," kata @googlemaps membalas keluhan salah seorang pengguna untuk masalah ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Partai Gema Bangsa bersilaturahmi ke PP Muhammadiyah di Jogja membahas desentralisasi politik dan target Pemilu 2029.
Dugaan politik uang muncul di Pilur Panggungharjo. Calon lurah melapor, sementara panitia mengingatkan fakta integritas dan mekanisme penanganan.
BMKG memprakirakan sejumlah wilayah berpotensi hujan pada 2–5 Oktober 2026 meski kemarau panjang masih melanda banyak daerah.
IKI September 2026 berada di level 51,93 atau turun 0,37 poin. Industri masih ekspansi, tetapi biaya logistik dan BBM menekan laju.
Pemerintah menyetujui sanksi pidana bagi pemilik kendaraan ODOL. RUU LLAJ juga mengatur korporasi dan pemilik barang sebagai subjek pidana.