19 WNA Love Scammer Diciduk di Tangerang, Modus Terbongkar
Imigrasi Tangerang tangkap 19 WNA pelaku love scamming di apartemen Teluknaga, diduga sindikat internasional dari Kamboja.
Meta/Antara
Harianjogja.com, JAKARTA - Perusahaan teknologi asal AS, Meta, memberikan pengenalan kepada pengguna agar lebih mudah memantau keamanan data dan privasi pengguna melalui pusat kontrol privasi yang mereka kembangkan.
Meta yang sebelumnya dikenal sebagai Facebook, berupaya memusatkan satu pilihan privasi dalam fitur bernama “Privacy Center” sehingga nantinya memudahkan pengguna mengontrol datanya di satu tempat untuk semua kebutuhan di aplikasinya.
Mengutip TechCrunch, Minggu, sudah ada beberapa akun Facebook pengguna di AS yang mulai mendapatkan fitur tersebut.
Nantinya ketika tahapan uji coba selesai dilakukan, maka Meta akan merilisnya secara lebih luas kepada pengguna lainnya.
Fitur “Privacy Center” itu akan berada dalam menu Pengaturan (Settings), dan akan terdiri dari beragam fitur yang sebelumnya tercerai berai seperti pilihah “Facebook’s Privacy Shortcuts” hingga “Privacy Checkup”.
Dalam fitur utama “Privacy Center” akan ada lima kategori yaitu “Security”, “Sharing”, “Collection”, “Use”, dan “Advertisement”.
Bagi Meta, cara tersebut dapat memudahkan pengguna memahami privasi dan mengklaim cara itu bisa mengamankan data pribadi pengguna dengan optimal.
Terkait masalah privasi, sebenarnya Meta sudah seringkali berurusan dengan hal ini.
Kasus terbersar misalnya seperti kebocoran data Facebook secara global hingga akhirnya menyeret Mack Zuckeburg menjalani persidangan di 2018.
Terbaru, Meta merasa keberatan dengan usaha Apple yang melakukan perubahan pada pelacakan iklan di setiap gadget-nya sehingga pengguna memiliki privasi yang lebih tertutup dari sebelumnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Imigrasi Tangerang tangkap 19 WNA pelaku love scamming di apartemen Teluknaga, diduga sindikat internasional dari Kamboja.
Talud Sungai Gajah Wong di Bantul ambrol dan mendekati jembatan. DPRD DIY mendesak penanganan darurat sebelum musim hujan tiba.
Barantin membentuk satgas 24 jam untuk mengawasi hewan kurban jelang Idul Adha 2026 dan memastikan lalu lintas ternak aman.
Polres Ponorogo menggeledah ponpes di Jambon usai pimpinan pesantren jadi tersangka pencabulan santri. Polisi sita sejumlah barang bukti.
Harga sembako Banyumas jelang Iduladha 2026 masih stabil. Harga sapi dan domba naik, namun stok pangan dipastikan tetap aman.
BMKG DIY memperingatkan potensi El Nino 2026 yang memicu musim kemarau lebih kering dan risiko kekeringan ekstrem mulai Juli hingga Oktober.