McLaren Tegaskan Tak Takut Kehilangan Piastri dan Norris
McLaren tanggapi rumor Piastri dan Norris di F1 2026, Zak Brown sebut semua tim ingin keduanya di tengah isu Red Bull.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA - Anda mungkin pernah mencium bau apek di dalam kabin mobil. Bau apek biasanya disebabkan berbagai hal, di antaranya kebersihan, filter AC yang kotor, karpet mobil yang kotor, dan juga jok mobil.
Lalu, bagaimana mengatasi bau apek di mobil? Anda bisa menggunakan sejumlah bahan alami dan non-alami. Kedua hal itu bisa Anda dapatkan di toko terdekat.
Untuk bahan alami, Anda bisa membeli bubuk kopi, air cuka, pandan, serai dan kayu manis. Bahan alami tersebut bisa Anda semprotkan ke dalam kabin, ataupun bisa Anda gantung dan ditempatkan di dalam kabin.
Selain bahan alami, Anda juga bisa menggunakan bahan non-alami, yang terdiri dari penyerap bau, sabun, sikat, air dan menggunakan vacuum cleaner.
Di samping itu, Anda juga harus terus melakukan perawatan pada kabin guna mencegah bau apek di mobil. Caranya, Anda bisa menjemur aksesoris di mobil, rutin mengecek kabin, kurangi pengharum ruangan, gunakan bahan alami dan air purifier.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
McLaren tanggapi rumor Piastri dan Norris di F1 2026, Zak Brown sebut semua tim ingin keduanya di tengah isu Red Bull.
Pertamina memastikan isu larangan Pertalite untuk merek kendaraan tertentu mulai 1 Juni 2026 adalah hoaks dan tidak benar.
Kemenhub memperketat ramp check bus AKAP jelang libur Iduladha 2026 untuk memastikan keselamatan perjalanan masyarakat.
Ditjenpas memindahkan 80 napi high risk ke Nusakambangan selama Mei 2026 untuk memperkuat keamanan dan pembinaan lapas.
Kasus kekerasan seksual UPN Veteran Yogyakarta memasuki tahap sanksi. Lima dosen dinonaktifkan sementara oleh kampus.
BMKG memprediksi hujan lebat masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Jawa Tengah hingga akhir Mei 2026.