Potongan Motor Balap Ducati Kini Bisa Dibeli Kolektor MotoGP
Ducati jual fairing asli MotoGP GP25 Márquez dan Bagnaia lewat MotoGP Authentics untuk kolektor
Ban Cacing / Shopee
Harianjogja.com, JOGJA — Musim penghujan telah membuat para pengendara, utamanya sepeda motor lebih berhati-hati. Sebab, di saat musim penghujan sangat rawan terjadi kecelakaan. Salah satu komponen yang vital di sepeda motor dan harus diperhatikan adalah kondisi ban.
Kondisi ban yang baik akan membuat daya cengkram kuat dan meminimalisasi terjadinya kecelakaan. Oleh karena itu, agar tidak terjadi kecelakaan, sebaiknya Anda benar-benar tahu bagaimana cara memilih ban motor yang tepat.
Berikut sejumlah pilihan ban motor yang tepat untuk musim penghujan :
Ban berteknologi silica diklaim mampu membuat ban memiliki daya cengkram lebih baik terhadap permukaan jalan. Selain itu ban berteknologi silica juga diklaim 80 persen lebih awet dibandingkan ban biasa.
Sebisa mungkin Anda memasang ban dengan motif dan kembangan rapat. Sebab semakin rapat motif dan kembangan pada ban akan mempercepat memecah air ketika ban digunakan.
Jika Anda tidak ingin dipusingkan dengan pilihan ban, Anda bisa menggunakan ban standar dan penting untuk seberapa dalam tingkat kedalaman kembangan pada ban.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ducati jual fairing asli MotoGP GP25 Márquez dan Bagnaia lewat MotoGP Authentics untuk kolektor
IHSG hari ini ditutup amblas 3,54% ke level 6.094,94. Investor panik merespons rencana aturan eksportir tunggal BUMN di bawah PT Danantara.
Kurs rupiah hari ini ditutup melemah ke Rp17.667 per dolar AS imbas sinyal kenaikan suku bunga The Fed dan penutupan Selat Hormuz akibat perang.
Polres Temanggung tangkap penimbun Pertalite berinisial SS di Parakan. Pelaku modifikasi tangki Hyundai Atos dan gunakan banyak barcode palsu.
Penjualan hewan kurban di Bantul jelang Iduladha tidak merata, sebagian naik tajam, sebagian turun meski harga meningkat.
Nilai Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) di Jawa Tengah pada 2025 mencapai 86,72 atau mengalami peningakatan 0,88 dibandingkan tahun sebelumnya.