Toto Wolff Kritik Pembalap MotoGP soal Polemik GP Qatar 2026
Toto Wolff mengkritik sikap pembalap MotoGP terkait GP Qatar 2026 dan mendukung keputusan manajemen kejuaraan melanjutkan balapan.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA — Anda berniat mudik Lebaran dengan mobil dan membawa sejumlah barang? Sebelum memutuskan membawa banyak barang saat mudik Lebaran, sebaiknya Anda memikirkan mengenai kapasitas dari bagasi mobil Anda. Jika dirasa cukup, Anda juga harus memikirkan bagaimana menata barang di mobil agar perjalanan mudik Lebaran Anda tidak mengalami masalah di perjalanan.
Masih bingung dengan cara menata barang di mobil? Berikut tips yang bisa Anda terapkan :
Anda harus prioritaskan barang yang akan dibawa. Sebab, tidak semua barang bisa dibawa ke dalam bagasi mobil. Anda harus menentukan barang apa saja yang dibutuhkan untuk dimasukkan ke dalam bagasi.
Anda harus pintar meletakkan barang kecil di bagasi. Dengan penataan yang pintar, maka barang-barang kecil ini tidak akan memakan tempat.
Anda bisa mengurutkan barang dan koper di bagasi. Ini penting untuk mempermudah Anda dalam meletakkan dan membongkar barang saat sampai di tujuan.
Anda harus meletakkan barang di tengah dan memastikan seimbang antara baranga yang ditaruh di sisi kanan maupun kiri, begitu juga dalam dan luar.
Supaya barang tidak mudah bergeser dari posisi satu ke posisi lainnya, maka Anda sebaiknya menggunakan jaring.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Toto Wolff mengkritik sikap pembalap MotoGP terkait GP Qatar 2026 dan mendukung keputusan manajemen kejuaraan melanjutkan balapan.
Marco Bezzecchi merebut pole position MotoGP Qatar 2026 setelah menjadi yang tercepat, disusul Marc Marquez dan Fabio Di Giannantonio.
Diet ekstrem tanpa protein cukup bisa mengurangi massa otot dan memperlambat metabolisme. Simak penjelasan dokter gizi.
KSAD Tandyo Budi Revita memimpin pemakaman Sertu Heri Prasetyo yang gugur dalam kecelakaan helikopter Mi-17 saat memadamkan karhutla.
Natalius Pigai menilai dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo mengancam HAM, privasi, serta keamanan nasional.
Dua pendaki asal Sidoarjo dilaporkan hilang di Gunung Semeru. Sepeda motor sewaan ditemukan di ladang warga dan tim SAR dikerahkan.