Roy Suryo-Dokter Tifa Ditangkap, Kuasa Hukum Protes Keras Polda Metro
Roy Suryo dan Dokter Tifa ditangkap Polda Metro Jaya. Kuasa hukum Refly Harun protes dan soroti prosedur hukum.
Hyundai/Instagram Hyundai
Harianjogja.com, JOGJA—Penjualan mobil ramah lingkungan dari pabrikan Hyundai Motors dan Kia sudah lebih dari tiga juta unit. Data ini merupakan catatan resmi dari produsen otomotif asal Korea Selatan, Minggu (19/6) waktu setempat.
Setelah lebih dari 13 tahun mulai meluncurkan kendaraan hibrida, angka kumulatif penjualan jenis kendaraan ramah lingkungan produsen mobil itu lebih tepatnya menjadi 3,01 juta unit.
Dikutip dari Yonhap, Senin, produsen mobil yang tergabung dalam Hyundai Motor Group itu juga mencatat penjualan mobil ramah lingkungan untuk periode Januari hingga Mei tahun ini sebanyak 393.509 unit.
BACA JUGA: Harga Hummer Listrik Naik Sekitar Rp93 Juta
Permintaan mobil ramah lingkungan tetap menguat meskipun masih terjadi gangguan rantai pasokan dan kekurangan chip yang melanda industri otomotif secara global.
Hyundai dan Kia melaporkan penurunan penjualan mobil sebesar 5,9 persen dalam setahun menjadi 2,69 juta unit dalam lima bulan pertama tahun ini. Namun penjualan mobil ramah lingkungan buatan mereka melonjak 42,6 persen tahun ini menjadi 393.509 unit pada periode yang disebutkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Roy Suryo dan Dokter Tifa ditangkap Polda Metro Jaya. Kuasa hukum Refly Harun protes dan soroti prosedur hukum.
Petani Banyunganti Kulonprogo ubah hutan mangkrak jadi lahan produktif. Panen jagung capai 8,33 ton per hektare.
PDIP tegaskan posisi sebagai penyeimbang pemerintah Prabowo. Dukung kebijakan pro rakyat, kritik jika melenceng.
Brasil menang 3-0 atas Haiti di Piala Dunia 2026. Cunha cetak dua gol, Vinicius Jr tambah satu. Selecao kini puncaki Grup C.
SDIT EsluhaQU Jogja raih nilai USBD tertinggi 2026, siswa hafal 15 juz dan galang donasi Palestina saat Akhirussanah.
BPBD Sleman melatih 72 relawan untuk memperkuat kesiapsiagaan sekolah menghadapi berbagai potensi bencana.