Sleman Kendalikan Hama Tikus di 70 Hektare Sawah Tirtoadi
Gerakan pengendalian hama tikus digelar di Tirtoadi, Sleman, mencakup 70 hektare sawah. Baznas turut menyalurkan 75 paket sembako bagi petani.
Hyundai/Instagram Hyundai
Harianjogja.com, JOGJA—Penjualan mobil ramah lingkungan dari pabrikan Hyundai Motors dan Kia sudah lebih dari tiga juta unit. Data ini merupakan catatan resmi dari produsen otomotif asal Korea Selatan, Minggu (19/6) waktu setempat.
Setelah lebih dari 13 tahun mulai meluncurkan kendaraan hibrida, angka kumulatif penjualan jenis kendaraan ramah lingkungan produsen mobil itu lebih tepatnya menjadi 3,01 juta unit.
Dikutip dari Yonhap, Senin, produsen mobil yang tergabung dalam Hyundai Motor Group itu juga mencatat penjualan mobil ramah lingkungan untuk periode Januari hingga Mei tahun ini sebanyak 393.509 unit.
BACA JUGA: Harga Hummer Listrik Naik Sekitar Rp93 Juta
Permintaan mobil ramah lingkungan tetap menguat meskipun masih terjadi gangguan rantai pasokan dan kekurangan chip yang melanda industri otomotif secara global.
Hyundai dan Kia melaporkan penurunan penjualan mobil sebesar 5,9 persen dalam setahun menjadi 2,69 juta unit dalam lima bulan pertama tahun ini. Namun penjualan mobil ramah lingkungan buatan mereka melonjak 42,6 persen tahun ini menjadi 393.509 unit pada periode yang disebutkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gerakan pengendalian hama tikus digelar di Tirtoadi, Sleman, mencakup 70 hektare sawah. Baznas turut menyalurkan 75 paket sembako bagi petani.
Kisah haru Lamine Yamal di balik gelar Piala Dunia 2026, dari perjuangan nenek imigran hingga pengorbanan sang ibu yang bekerja di restoran.
KAI Commuter Indonesia (KCI) Wilayah 6 dianugerahi penghargaan bergengsi dalam ajang Jogja Brand and Business (JBBA) 2026, Rabu (15/7)
Memori HP penuh? Coba cara mengosongkan penyimpanan di Android dan iPhone agar perangkat kembali lega tanpa harus membeli ponsel baru.
Leandro Paredes mendapat kartu merah usai terlibat keributan dengan pemain Spanyol setelah final Piala Dunia 2026 di Stadion MetLife.
Penjual bakso berinisial H ditangkap di Godean setelah diduga membawa kabur motor, gerobak bakso, dan uang hasil penjualan milik juragannya.