KPK Dalami Aliran Rp106,3 Miliar yang Diduga ke Nusron Wahid
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Logo Facebook/Reuters
Harianjogja.com.com, JAKARTA—Media sosial Facebook dikabarkan sedang menyiapkan fitur baru berupa fitur audio channel. Fitur audio channel yang digarap Facebook dapat digunakan untuk grup yang bisa membuat obrolan baru bersama teman satu grup dengan jumlah kecil.
Sebelumnya, Facebook memang diketahui memiliki fitur percakapan suara untuk Grup. Sayangnya, fitur itu hanya berlaku untuk percakapan sekali atau one time. Melansir dari Engadget pada Rabu (29/6/2022), Facebook menyebut bahwa fitur barunya ini berupa saluran audio yang bisa dilakukan kapan saja oleh siapapun layaknya aplikasi Discord.
Wakil Direktur Komunitas Aplikasi Facebook, Maria Smith, mengumumkan bahwa fitur-fitur baru hadir untuk melengkapi fungsi grup ini. “Hari ini kami mulai menguji coba cara baru mengakses cepat Grup Facebook kesukaan Anda dan menyederhanakan pengaturannya,” tulis Maria.
BACA JUGA: Startup Pahamify Pamit? Sebelumnya Sempat PHK Karyawannya
Dia menjelaskan fitur yang paling signifikan adalah subgrup, saat channel dapat mengatur dan menghadirkan beberapa channel lain untuk membahas topik tertentu. Tak hanya itu, Facebook juga turut menguji tampilan samping atau sidebar baru yang membuat semua anggota grup dapat terlihat. Bahkan, lanjutnya, Messenger akan dihadirkan agar pengguna dapat berkomunikasi secara pribadi atau melalui obrolan grup.
Menurut The Verge, fitur baru dari Facebook ini mirip seperti Discord dan Slack's Channels. Pengguna dapat mengontrol alur diskusi dan memisahkan informasi lainnya.
BACA JUGA: Meluncur September 2022, iPhone 14 Bakal Diproduksi Massal Agustus
Sebelumnya Meta, selaku perusahaan induk Facebook melakukan kebijakan baru untuk merombak desain aplikasi Facebook. Ternyata, alasan melakukan perubahan tampilan itu agar Facebook bisa bersaing melawan TikTok.
Diketahui, uji coba fitur Audio Channel yang dilakukan Facebook bersama beberapa pengguna Belum diketahui kapan Facebook memperkenalkannya secara resmi ke publik, tetapi media sosial milik Mark Zuckerberg itu akan merilisnya secara bertahap.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Menkes Budi Gunadi Sadikin membahas kondisi keuangan BPJS Kesehatan, suntikan Rp20 triliun, hingga kualitas layanan rumah sakit.
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta ASN meninggalkan kebiasaan lama dan memperkuat target pembangunan, termasuk kemiskinan dan pengangguran.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Pemkab Sleman dan Klaten menyepakati pembagian PBJT Candi Prambanan untuk mengoptimalkan PAD dan pengembangan kawasan wisata.