Mendag Zulhas Sebut Harga Pangan Masih di Awal Ramadan
Mendag Zulkifli Hasan mengeklaim harga bahan pangan masih stabil memasuki puasa 1 Ramadan 1444 H yang dimulai hari ini.
Logo WhatsApp / whatsapp.com
Harianjogja.com, JAKARTA - WhatsApp dikabarkan akan segera menyediakan fitur baru yang memungkinkan penggunanya menyembunyikan status online yang muncul di bawah nama kali yang bersangkutan membuka aplikasi.
Developer WhatsApp telah memperkenalkan sejumlah perubahan dan fitur yang berorientasi privasi selama bertahun-tahun. Seperti kemampuan untuk menonaktifkan tanda terima baca atau centang biru, hingga menyembunyikan gambar profil pengguna dari kontak tertentu atau semua.
Namun, satu aspek WhatsApp tidak berubah untuk waktu yang lama dan itu adalah indikator status online yang muncul di bawah nama/nomor pengguna di perangkat orang lain setiap kali dia membuka aplikasi chatting tersebut.
"Sekarang, tampaknya WhatsApp akhirnya mengerjakan ini, dan mungkin memperkenalkan perubahan pada aplikasi di masa mendatang yang memungkinkan Anda mematikan indikator status online sepenuhnya," demikian dikutip dari laman The Indian Express, Minggu (3/6/2022).
Dengan fitur ini, artinya pengguna dapat membuka aplikasi WhatsApp kapan pun dia mau, tanpa membiarkan teman, keluarga, kolega atau siapa pun yang mencari tahu apakah yang bersangkutan sedang online atau tidak.
Sementara itu, sebuah laporan baru oleh WABetaInfo, yang memiliki rekam jejak yang baik dalam memprediksi fitur-fitur WhatsApp yang akan datang, mengatakan bahwa platform tersebut sedang mengerjakan fitur yang akan memungkinkan pengguna WhatsApp mengontrol siapa yang dapat melihat status online pengguna.

Imbasnya, pengguna akan bisa mengatur status online terlihat ke 'semua orang', kecuali mereka diblokir. Kemudian ada opsi 'sama seperti yang terakhir dilihat' yang akan menunjukkan indikator 'online' hanya pada mereka yang memiliki izin untuk melihat indikator Last Seen pengguna.
Laporan tersebut menambahkan bahwa saat ini fitur tersebut sedang dikembangkan di iOS. Akan tetapi pada akhirnya juga akan datang ke pengguna Android dan Desktop.
"Perhatikan bahwa fitur ini sedang dalam pengembangan, jadi tidak ada yang tahu berapa lama waktu yang dibutuhkan. Implementasi pertama-tama akan datang ke pengguna beta, dan pengguna yang stabil harus mendapatkan pembaruan setelah bug diperbaiki," tambah laporan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Mendag Zulkifli Hasan mengeklaim harga bahan pangan masih stabil memasuki puasa 1 Ramadan 1444 H yang dimulai hari ini.
Wali Kota Jogja menemukan kandang ayam, sampah, dan pendangkalan saat susur Sungai Code, Pemkot rencanakan normalisasi.
Perbaikan Jalan R Agil Kusumadya Kudus tuntas, akses Demak–Kudus kini mulus dengan anggaran gabungan pusat dan daerah Rp40 miliar.
Maarten Paes tampil solid bawa Ajax Amsterdam ke final playoff Europa Conference League. Simak performa kiper Timnas Indonesia vs Groningen di sini.
Lelang jabatan Pemkab Gunungkidul selesai, tujuh kandidat bersaing jadi kepala OPD dan menunggu keputusan bupati.
Aldila Sutjiadi sukses melaju ke final Morocco Open 2026. Simak perjuangan Aldila/Zvonareva menuju gelar juara WTA 250 malam ini pukul 21.20 WIB.