Laba Taspen Turun 16,1 Persen Jadi Rp1,04 Triliun, Ini Penyebabnya
Laba Taspen 2025 turun menjadi Rp1,04 triliun. Hasil investasi Rp9,87 triliun menjadi penopang di tengah penurunan pendapatan iuran.
Perakitan baterai untuk mobil listrik/ Bloomberg
Harianjogja.com, JAKARTA—Perusahaan multinasional yang bergerak di bidang teknik dan elektronika di Jerman, Robert Bosch GmbH atau Bosch, mewanti-wanti kepada industri kendaraan listrik atau electic vehicle (EV) tentang risiko bergantung pada satu sumber bahan bakar, dalam hal ini sel baterai.
Apalagi dengan adanya kondisi krisis gas di Eropa akibat perang antara Rusia dan Ukraina, menjadi sebuah konsekuensi baru bagi industri EV untuk mencari energi alternatif dari sel baterai.
"Kami melihat konsekuensi dari kekurangan gas untuk Jerman dan Eropa karena kami menyiapkan terlalu sedikit alternatif," ujar Kepala Layanan Mobilitas untuk Bosch, Markus Heyn dikutip dari Bloomberg, Selasa (20/9/2022).
"Di industri otomotif, kita harus menggunakan kesempatan ini untuk bertanya pada diri sendiri apa yang bisa kita lakukan jika sel baterai terlalu sedikit," imbuhnya.
BACA JUGA: Harga Lithium Melonjak Drastis, Produsen Kendaraan Listrik Berpotensi Tertekan
Alternatif baterai yang perlu dipertimbangkan, kata Heyn, termasuk sel bahan bakar yang menggunakan hidrogen dan oksigen untuk menggerakkan motor listrik.
Saat ini, baterai adalah salah satu pendorong biaya utama untuk kendaraan listrik. Akan tetapi, industri EV kini telah goyah karena harga lithium sebagai bahan baku baterai melonjak drastis.
Hal tersebut juga membuat produsen mobil listrik mempertimbangkan untuk segera menawarkan margin yang sama dengan kendaraan berbahan bakar fosil.
"Setiap orang pasti ingin melihat alternatif untuk daya baterai. Tapi ini hanya akan ada jika kita telah mempersiapkannya di waktu yang tepat," pungkas Heyn.
BACA JUGA: Spesifikasi Lengkap Honda New CBR250RR, Perdana Diproduksi di Indonesia
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Laba Taspen 2025 turun menjadi Rp1,04 triliun. Hasil investasi Rp9,87 triliun menjadi penopang di tengah penurunan pendapatan iuran.
Pemda DIY menyambut positif pernyataan KPK soal Mandala Krida, namun masih menunggu kepastian tertulis sebelum melanjutkan pembenahan stadion.
Kejagung memastikan tersangka Febrie Adriansyah masih berada di Indonesia, telah dicekal, dan bersikap kooperatif dalam proses hukum.
BPOM menemukan lebih dari 50% pelanggaran penjualan kosmetik online berasal dari TikTok saat pengawasan intensif 2026.
METI menilai program biodiesel B50 memperkuat ketahanan energi Indonesia, menghemat devisa, dan mendukung kemandirian energi nasional.
Gunungkidul memastikan tiket wisata pantai tetap menggunakan skema per kawasan. Pengunjung dinilai lebih diuntungkan dibanding tiket per destinasi.