INRU Jadi Tersangka, Kejagung Ungkap Dugaan Manipulasi HS Code
Kejagung menetapkan PT TPL atau INRU sebagai tersangka kasus transfer pricing. Kerugian negara ditaksir mencapai Rp2 triliun.
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengendarai mobil listrik usai Penyerahan Mobil Listrik untuk Mendukung Kegiatan Presidensi G20 di Indonesia tahun 2022 di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (24/11/2021). Hyundai menyerahkan 42 unit mobil listrik, yang akan digunakan sebagai kendaraan resmi delegasi Presidensi G20 Indonesia pada tahun 2022. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
Harianjogja.com, JAKARTA—Kendaraan listrik atau yang sering disebut Electric Vehicle (EV) sedang menjadi tren di Indonesia. Hal tersebut juga ditambah dengan perbincangan publik mengenai Instruksi Presiden (Inpres) No.7/22 tentang pengadaan kendaraan listrik sebagai kendaraan dinas operasional.
Dilansir indiatimes.com, pada Selasa (27/9/2022), pergeseran penggunaan EV dari Internal Combustion Engine (ICE) sebagai moda tranportasi berikutnya sangat mungkin terjadi secara cepat, hal itu lantaran perawatan EV yang lebih sederhana dibanding ICE.
Lantas, apa alasan perawatan EV lebih mudah dari ICE?
Pada EV, bagian rumit dalam ICE seperti mesin, saluran bahan bakar dan tangki akan digantikan oleh hal yang lebih sederhana seperti motor listrik, pengontrol, dan baterai.
BACA JUGA: Motor James Bond, Triumph Srambler 1200 XE Dilelang untuk Badan Amal
Nah, berikut ini penjelasan EV lebih mudah dirawat dibanding ICE, di antaranya :
1. Motor Listrik
EV merupakan tipikal kendaraan yang lebih jarang menerima atau hampir tidak ada servis karena sebagian besar beban akan diambil oleh bantalan luar.
2. Baterai dan Sistem Termal
Sebagai kendaraan yang lebih modern, tentunya EV menggunakan baterai yang mengandalkan sistem manajemen termal berbasiscairan untuk melindungi suhu baterai agar tidak terlalu panas atau dingin, dalam perawatannya pengguna EV hanya perlu memastikan jumlah cairan yang optimal pada kendaraan agar berjalan dengan baik.
BACA JUGA: BPKB Elektronik Bakal Pakai Teknologi Chip Rilis Tahun Ini, Apa Fungsinya?
3. Pemeriksaan Rem
Jika dilihat dengan sekilas, tingkat minyak rem dari ICE maupun EV sama-sama memerlukan pemeriksaan secara berkala. Namun, perbedaannya terletak pada masa pakai waktu minyak rem EV akan lebih lama dibandingkan ICE, hal ini bisa terjadi karena EV memiliki teknologi regenerasi rem yang menggunakan motor listrik untuk memperlambat mobil saat mengerem.
4. Servis
Kabel tegangan pada EV harus diperhatikan saat melakukan servis, seperti teknisi biasanya kan menghubungkan perangkat OBD ke EV untuk menguji kelayakan jalan, dan hal ini akan memerlukan biaya lebih sedikit dibanding servis ICE.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Kejagung menetapkan PT TPL atau INRU sebagai tersangka kasus transfer pricing. Kerugian negara ditaksir mencapai Rp2 triliun.
Prabowo menyebut dampak ekonomi KDKMP mulai terasa pada 2027 melalui pemangkasan rantai distribusi dari petani hingga konsumen.
Jadwal SIM Keliling Kota Jogja Kamis 17 September 2026 lengkap dengan lokasi pelayanan dan syarat perpanjangan SIM A dan SIM C
KPK mendalami dugaan mahasiswa titipan dalam penerimaan maba Unsoed dengan memeriksa tiga wakil rektor dan empat saksi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 17 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
Kemenkeu masih membahas kelanjutan perombakan pejabat DJP dan DJBC, termasuk proses penunjukan serta pelantikan pejabat.