Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN — Mahasiswa Teknik Fisika UGM, Atanasius Tora Rangga Kaleka, menggagas pengembangan Stress Watch atau jam tangan pintar yang memungkinkan penggunanya untuk memantau tingkat stres.
Tora menjelaskan Stress Watch dirancang dengan terhubung ke ponsel melalui koneksi bluetooth. Jam tangan pintar ini dilengkapi dengan beberapa parameter untuk mendeteksi tingkat stres seseorang yang terdiri dari perubahan detak jantung, perubahan tekanan darah, keringat, dan perubahan suhu.
Selain itu, ditambah dengan fitur berupa pengingat, alarm, catatan, komunikasi dokter dan pengukur langkah. “Apabila seseorang mengalami stres yang berkepanjangan maka rumah sakit siap untuk memberikan penanganan dan dokter dapat menghubungi pasien secara daring,” ujarnya, Rabu (5/10/2022).
BACA JUGA: Daftar Fenomena Langit Sepanjang Oktober 2022: Hujan Meteor dan Gerhana Matahari
Hubungan antara rumah sakit dengan pengguna dapat tercatat pada rekam kesehatan medis setempat. Ia menjelaskan latar belakang gagasan pengembangan Stress Watch terkait dengan kondisi masyarakat saat ini yang rentan terkena stres, termasuk kalangan mahasiswa.
Menurutnya, stres harus dikelola dengan baik agar nantinya tidak menimbulkan persoalan kesehtaan mental yang lebih serius dan membahayakan diri.
“Oleh sebab itu, saya berpikir untuk mengembangkan suatu alat yang mampu mendeteksi atau mengukur tingkat stres seseorang dan membantu menghubungkan dengan tenaga professional,” ungkapnya.
Ide pengembangan Stress Watch sebagai solusi pencegahan stres ini pun berhasil menghantarkan Tora meraih juara pertama kompetisi menulis esai nasional IAIN Pekalongan Mathematics Competition 2022 pada September lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Bitcoin sempat menembus US$87.200. Simak faktor pendorong penguatan dan imbauan bagi investor menghadapi volatilitas pasar kripto.
Kebakaran rumah di Sragen diduga akibat korsleting listrik. Uang Rp50 juta dan dua sepeda gunung hangus, dua anggota keluarga jadi korban.
MBG di SMKN 2 Jogja dihentikan sementara setelah 413 warga sekolah diduga keracunan. Sampel makanan dan air masih diperiksa di laboratorium.
Kemenhaj mempertimbangkan maskapai alternatif untuk menekan biaya haji 2027. Biaya penerbangan mencapai 40% dari total BPIH.
Direktur BYAN Alastair McLeod menjual 185.200 saham senilai Rp2,47 miliar menjelang rencana masuknya Jhonlin Group sebagai pemegang 30% BYAN.