Perkuat Kualitas Layanan Kebidanan Melalui Transformasi Digital
Di era modern, layanan kesehatan mengalami perubahan pesat seiring dengan kemajuan teknologi informasi.
Motor listrik United E-Motor T1800. /Dok.Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA—Memasuki era elektrifikasi, para produsen otomotif berlomba-lomba untuk memproduksi unit motor listrik kepada konsumen di Indonesia. Masyarakat pun disuguhkan dengan berbagai pilihan motor listrik.
Kendati demikian, ada target minimum nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) bagi kendaraan roda dua atau tiga mengacu pada Permenperin No.6/2022 yang mengatur peta jalan industri kendaraan listrik, spesifikasi, sekaligus formulasi perhitungan TKDN.
Untuk produk roda dua dan tiga, TKDN dipatok hingga 40 persen sampai dengan 2023, kemudian 60 persen pada periode 2024 hingga 2025, serta minimum 80 persen dimulai pada 2026 hingga 2031.
Beberapa motor listrik yang diluncurkan di Indonesia terpantau telah mengantongi sertifikat TKDN dengan nilai melampaui target minimum TKDN sebesar 40 persen sampai dengan 2023.
BACA JUGA: Pabrik Perakitan Avanza-Xenia di Sunter Akan Pindah ke Karawang, Ini Alasannya
Misalnya, motor listrik merek Selis E-Max di bawah naungan PT Juara Bike telah memenuhi tingkat komponen dalam negeri dengan nilai 53,69 persen. Motor listrik produksi Tangerang tersebut mengantongi sertifikat TKDN bernomor 5034/SJ-IND.8/TKDN/10/2022.
Selanjutnya, ada motor listrik bermerek Volta 401 produksi PT Volta Indonesia Semesta yang telah mengantongi sertifikat TKDN per tanggal 23 September 2022 dengan nomor 4648/SJ-IND.8/TKDN/9/2022. Volta 401 telah melampaui target minimum TKDN dengan nilai 47.36 persen.
Motor listrik Gesits G1 milik PT Wika Industri Manufaktur juga telah mengantongi sertifikat TKDN bernomor 810/SJ-IND.8/TKDN/4/2021. Gesits G1 yang dirakit di Bogor, Jawa Barat itu telah mencapai nilai TKDN 46,73 persen.
BACA JUGA: 6 Tips Gaya Bekendara Eco Driving ala Isuzu, Bisa Bikin Irit
Selain itu, ada juga beberapa motor listrik yang telah mengantongi sertifikat TKDN, meskipun dengan nilai di bawah target minimum 40 persen. Contohnya, motor listrik merek Smoot milik PT Smoot Motor Indonesia dengan nilai TKDN 32,45 persen.
Kemudian ada juga kendaraan listrik roda tiga milik PT Solar Panel Indonesia yakni Gelis 300 Cargo dengan nilai TKDN 32,33 persen, serta motor listrik United T1800 yang mencapai nilai TKDN 26,73 persen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Di era modern, layanan kesehatan mengalami perubahan pesat seiring dengan kemajuan teknologi informasi.
Prancis menyiapkan perubahan taktik saat menghadapi Swedia di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Mbappe dan Dembele tetap jadi andalan Les Bleus.
TNGM menegaskan seluruh jalur pendakian Gunung Merapi masih ditutup karena status Siaga Level III dan aktivitas vulkanik yang masih tinggi.
HP cepat habis meski jarang dipakai? Ketahui 7 penyebab yang sering tidak disadari dan cara mengatasinya agar daya lebih awet.
Norwegia yang lebih segar berkat rotasi pemain siap menghadapi Pantai Gading pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Prediksi skor 2-1.
Kemhan menghentikan latsarmil SPPI dan menggantinya dengan pembekalan bela negara serta manajerial usai lima peserta meninggal.