Harga Emas Antam di Pegadaian Melonjak Rp42.000, Tembus Rp2,79 Juta
Harga emas Antam di Pegadaian pada Senin 10 Agustus 2026 naik Rp42.000. Emas 1 gram kini dijual Rp2,798 juta dengan buyback Rp2,49 juta.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA - Pengguna WhatsApp kompak mengeluh tidak bisa berkirim pesan baik secara personal maupun grup karena diduga mengalami gangguan (down) sejak pukul 13.37 hari ini (25/10/2022).
Layanan WhatsApp yang mengalami gangguan pada siang ini telah menjadi trending topic di media sosial Twitter di Indonesia dengan sebanyak 365.000 cuitan.
Banyak warganet yang mengunggah meme kocak soal para pengguna WhatsApp yang nampak berbondong-bondong membuka Twitter mencari penyebab gangguan tersebut.
Berdasarkan situs DownDetector, laporan permasalahan dari pengguna mulai terjadi pada 13.37 WIB. Sementara, hingga berita ini ditulis, jumlah gangguan sudah terjadi sebanyak 1.723 laporan.
Masalah terbanyak terjadi pada aplikasi yakni 59 persen, koneksi server sebanyak 25 persen, dan 16 persen pada situs web.
Hingga saat ini belum diketahui pasti penyebab gangguan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Harga emas Antam di Pegadaian pada Senin 10 Agustus 2026 naik Rp42.000. Emas 1 gram kini dijual Rp2,798 juta dengan buyback Rp2,49 juta.
DPC PDIP Kota Jogja menggelar kaderisasi bagi 64 peserta di Kaliurang untuk memperkuat ideologi, disiplin, dan komitmen memperjuangkan rakyat.
Bulog Banyumas menyalurkan 31.904,3 ton beras SPHP sepanjang 2026. Stok beras di gudang mencapai 61.000 ton untuk menjaga stabilitas harga.
Turnamen 9-Ball Rex Biliar di Sleman diikuti 64 peserta dari DIY untuk mengasah kemampuan dan mendukung regenerasi atlet menuju Porda 2027.
Kapolri mengungkap laboratorium sabu seberat 1,2 ton di Pidie, Aceh, diduga dikendalikan ahli kimia dari jaringan internasional. Sebanyak 11 orang ditangkap.
BPS melakukan ubinan palawija di Sleman untuk mengukur produktivitas jagung, kacang-kacangan, dan ubi jalar sebagai dasar penghitungan estimasi produksi pertani