Advertisement

Twitter Klaim Tak Ada Bukti Data Bocor Berasal dari Bug

Newswire
Jum'at, 13 Januari 2023 - 06:17 WIB
Jumali
Twitter Klaim Tak Ada Bukti Data Bocor Berasal dari Bug Twitter. - Reuters/ Kacper Pempel

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Platform media sosial Twitter menegaskan tidak ada dugaan data bocor dan diperjualbelikan di situs gelap berasal dari eksploitasi kerentanan sistem mereka.

BACA JUGA: Ratusan Juta Data Twitter Bocor

Advertisement

Twitter, diberitakan Reuters, Kamis, mengatakan data dari 5,4 juta akun terambil oleh sebuah bug yang ditemukan tahun lalu.

Pada Agustus 2022, Twitter mengumumkan terdapat kerentanan sistem sehingga menyebabkan sejumlah akun pengguna terungkap dengan memasukkan email dan nomor ponsel. Twitter mengetahui bug itu melalui program "bug bounty" pada bulan sebelumnya.

Perusahaan besar teknologi seperti Twitter memiliki program "bug bounty" untuk publik menemukan kerentanan pada sistem mereka. Perusahaan biasanya memberikan apresiasi kepada orang-orang yang menemukan bug.

Sejumlah media pada Desember 2022 melaprokan peretas mendapatkan akses terhadap lebih dari 400 juta data berupa email dan nomor ponsel yang diduga milik pengguna Twitter. Jumlah data yang diretas bervariasi, terdapat juga media yang melaporkan lebih dari 200 juta data.

Data-data itu diduga berasal dari celah keamanan yang ditemukan pada Januari 2022.

Twitter mengatakan 600 juta dala lainnya "tidak bisa dihubungkan dengan insiden yang sebelumnya atau insiden baru".

"Tidak ada bukti bahwa data yang dijual online diambil dari eksploitasi kerentanan sistem Twitter," kata Twitter.

Platform itu menduga data yang dimaksud sudah terpublikasi secara online melalui cara lainnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

DPR Sentil Kinerja BPKH terkait Usulan Kenaikan Biaya Haji

News
| Jum'at, 27 Januari 2023, 13:37 WIB

Advertisement

alt

Menengok Lava Bantal, Destinasi yang Dahulu Hanya Jadi Objek Penelitian Mahasiswa

Wisata
| Jum'at, 27 Januari 2023, 11:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement