Putusan MK Diikuti, MBG Dipisah dari Anggaran Pendidikan di APBN 2028
Kemenkeu memastikan anggaran Program Makan Bergizi Gratis dipisahkan dari anggaran pendidikan mulai APBN 2028 sesuai putusan MK.
Ilustrasi Tinder/Freepik\r\n
Harianjogja.com, JOGJA—Aplikasi kencan Tinder telah merilis tiga fitur keamanan baru, salah satunya memperluas kata dan frasa yang dapat mendeteksi bahasa yang tidak pantas atau berbahaya.
Menurut laporan yang disiarkan New York Post, Minggu (12/2/2023), pengguna Tinder juga dapat memblokir profil sebelum dicocokkan di aplikasi. Sebelumnya, pengguna dibatasi untuk 'tidak cocok' dengan orang lain, yang bisa dilakukan setelah mereka 'menyukai' profil satu sama lain.
Tinder mengklaim ini akan memungkinkan orang untuk menghindari situasi canggung seperti melihat bos atau mantan pasangan mereka. Aplikasi ini juga mempermudah pengguna untuk melaporkan pesan yang menyinggung.
Pengguna Tinder berbayar juga akan memiliki akses ke “Mode Penyamaran”, dimana profil mereka hanya akan dibagikan dengan orang yang sudah “disukai”. Pembaruan juga telah dilakukan pada filter aplikasi 'Does This Bother You' (DTBY) dan 'Are You Sure' (AYS) yang diluncurkan pada tahun 2021.
Baca juga: Penataan Pansela di Pantai Depok hingga Parangkusumo Bantul Dimulai Tahun 2024
Teknologi DTBY secara otomatis menandai pesan yang mungkin bermasalah, sedangkan fitur AYS, meminta pengguna untuk menjeda dan merenungkan pesan yang berpotensi menyinggung sebelum menekan kirim.
Menurut data internal, pelaporan pengguna tentang pesan berisi bahasa yang tidak pantas dan berbahaya meningkat sebesar 46 persen sejak hadirnya fitur DTBY, ditambah 10 persen penurunan pesan tidak pantas yang dikirim di aplikasi.
VP of Product, Integrity di Tinder, Rory Kozoll berharap fitur-fitur baru ini akan mempermudah dan lebih intuitif bagi pengguna untuk melaporkan perilaku bermasalah.
“Kami terus bekerja dengan mitra ahli untuk memperluas fitur keamanan kami, dan untuk menginformasikan upaya kami membantu mereka yang memasuki kencan online untuk membentuk hubungan yang sehat sejak awal,” ujar Rory.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemenkeu memastikan anggaran Program Makan Bergizi Gratis dipisahkan dari anggaran pendidikan mulai APBN 2028 sesuai putusan MK.
Pemkot Jogja menyiapkan program MALIKA setelah 31 dispensasi nikah diajukan pada 2024 untuk mendampingi keluarga muda dan menekan berbagai risiko.
Bank Jateng tidak hanya berperan sebagai lembaga penghimpun dan penyalur dana, tetapi juga sebagai Bank Pembangunan Daerah
PAN menilai usulan Pilkada tanpa wakil kepala daerah layak dikaji. Evaluasi sistem dinilai penting untuk memperkuat demokrasi dan pemerintahan daerah.
Investasi enam perusahaan tekstil hingga Agustus 2026 diproyeksikan membuka 9.000–9.800 lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan industri nasional.
BBWSSO menormalisasi Sungai Serang di Kulonprogo sepanjang Agustus 2026 untuk mengurangi risiko banjir sekaligus menjaga pasokan air irigasi.