KNKT Dalami Penyebab Kecelakaan KRL di Bekasi Timur
KNKT masih menyelidiki penyebab kecelakaan KRL di Bekasi Timur dengan memeriksa CCTV, black box, dan sistem persinyalan kereta.
Ilustrasi. /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JAKARTA—Android, sistem operasi untuk ponsel dan tablet besutan Google, diketahui saat ini memiliki pengguna paling banyak di dunia.
BACA JUGA: Cara Bikin Ponsel Android Selalu Terasa Baru
Berdasarkan survei GlobalStats StatCounter pada 2022 saja pangsa pasar Android di dunia mencapai 72.44 persen, jauh melampaui iOS yang hanya 26.75 persen.
Sejak kemunculan perdananya pada 15 tahun lalu di ponsel pintar, telah banyak fitur yang dikenalkan Android.
Terbaru dikabarkan Android akan membawa fitur sederhana namun sangat dibutuhkan oleh para penggunanya yaitu dengan memisahkan opsi kontrol volume untuk panggilan telepon dan notifikasi.
Mengutip GSM Arena, saat ini Google telah mencoba fitur tersebut dalam versi uji coba Android 13 QPR3 yang sistem operasinya ditujukan bagi para pengembang aplikasi.
Dalam versi-versi sebelumnya diketahui dalam pengaturan suara dan getaran, hanya ada empat opsi yang ditawarkan Android yaitu pengaturan "Media Volume", "Call Volume", "Ring and Notification Volume", serta "Alarm Volume".
Untuk versi uji coba terbaru bagi para pengembang aplikasi, Android kini memisahkan "Ring Volume" dan "Notification Volume" sehingga nantinya ada lima opsi pengaturan untuk suara dan getaran.
Dengan demikian, pengguna bisa mengatur notifikasi panggilan tidak berbunyi ketika sedang berada di dalam ruangan tanpa perlu mematikan suara notifikasi lainnya seperti untuk chat hingga aplikasi lainnya.
Secara sederhana artinya pengguna tetap bisa mendengar bunyi chime atau beep apabila ada aplikasi yang memberikan notifikasi.
Namun pengguna juga bisa menonaktifkan suara nada dering ketika ada panggilan masuk, atau bisa jadi sebaliknya.
Fitur ini mungkin akan hadir segera antara di versi pembaruan Android 13 atau di versi terbaru yaitu Android 14.
Sistem operasi Android 14 diprediksi akan terungkap lewat ajang Google I/O pada 10 Mei 2023 mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KNKT masih menyelidiki penyebab kecelakaan KRL di Bekasi Timur dengan memeriksa CCTV, black box, dan sistem persinyalan kereta.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 14 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta, tersedia keberangkatan pagi sampai malam hari.
Siswa kelas II SD meninggal dunia usai tertimpa patung di Museum Ronggowarsita Semarang saat mengikuti wisata rombongan sekolah.
PP Tunas memungkinkan perubahan status risiko TikTok, Roblox, dan YouTube jika lolos evaluasi perlindungan anak digital.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menegaskan akan menindak tegas pengusaha tambang yang merusak lingkungan dan melanggar aturan konservasi.
Kemlu RI mengonfirmasi tujuh WNI tewas akibat kapal tenggelam di Pulau Pangkor, Malaysia. Tujuh korban lainnya masih dicari.