Veda Ega Terlempar dari Zona Poin Moto3 Aragon 2026
Veda Ega Pratama finis ke-20 di Moto3 Aragon 2026 setelah sempat masuk zona poin. Ia gagal menambah poin dari seri sebelumnya.
Pengunjung tengah memainkan gim di perangkat OPPO F9, Minggu (2/9/2018)./Harian Jogja-Rheisnayu Cyntara
Harianjogja.com, JAKARTA—Perusahaan teknologi asal China, Oppo, mengonfirmasi bahwa mereka menutup anak perusahaan yang bergerak di bidang pengembangan chip bernama Zeku.
BACA JUGA: Oppo Pimpin Daftar Merek Terlaris 2022
Penutupan Zeku yang berbasis di Shanghai itu dilakukan karena adanya ketidakpastian dari kondisi ekonomi global serta industri ponsel pintar.
Dalam laporan GSM Arena, Jumat (12/5), Zeku sebelumnya sudah menetaskan beberapa chip termasuk seri MariSilicon.
Adapun chip MariSilicon yang dimaksud seperti chip MariSilicon X ISP dan MariSilicon Y.
Oppo terbilang cepat mengambil keputusan penutupan anak usahanya tersebut mengingat bisnis pembuatan chip itu baru mulai dilakukan pada 2019.
Awalnya perusahaan itu disiapkan untuk mengembangkan co-prosesor internal, ISP, modem, manajemen daya, dan chip audio.
Diperkirakan Oppo telah menginvestasikan lebih dari 1,4 miliar dolar AS (setara Rp20,7 triliun) dalam bisnis pengembangan chipsetnya itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Veda Ega Pratama finis ke-20 di Moto3 Aragon 2026 setelah sempat masuk zona poin. Ia gagal menambah poin dari seri sebelumnya.
Industri alas kaki kontraksi pada Agustus 2026. Kemenperin mengungkap penyebabnya, mulai dari permintaan ekspor hingga konsumsi domestik yang melambat.
Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja mendorong Festival Babad Siti Kemantren tidak berhenti sebagai kegiatan pelestarian sejarah, tetapi berkembang menjadi penggerak
Vonis Ibrahim Arief dalam kasus korupsi Chromebook diperberat menjadi 5 tahun penjara. Ia juga dijatuhi uang pengganti Rp5 miliar.
PT Pegadaian (Persero) berkolaborasi dengan Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) meluncurkan Program Merdeka Stunting 2026
Sebanyak 785 lansia di Kulonprogo terindikasi judol dari 3.336 penerima bansos. Dinsos membuka mekanisme sanggahan dan pemutakhiran data.