WNA Rusia Selundupkan 7,8 Kg Hasis Ditangkap, Sempat Kejar-kejaran
BNN ungkap penyelundupan 7,8 kg hasis oleh WNA Rusia di Bali. Penangkapan berlangsung dramatis setelah aksi kejar-kejaran.
Pengunjung tengah memainkan gim di perangkat OPPO F9, Minggu (2/9/2018)./Harian Jogja-Rheisnayu Cyntara
Harianjogja.com, JAKARTA—Perusahaan teknologi asal China, Oppo, mengonfirmasi bahwa mereka menutup anak perusahaan yang bergerak di bidang pengembangan chip bernama Zeku.
BACA JUGA: Oppo Pimpin Daftar Merek Terlaris 2022
Penutupan Zeku yang berbasis di Shanghai itu dilakukan karena adanya ketidakpastian dari kondisi ekonomi global serta industri ponsel pintar.
Dalam laporan GSM Arena, Jumat (12/5), Zeku sebelumnya sudah menetaskan beberapa chip termasuk seri MariSilicon.
Adapun chip MariSilicon yang dimaksud seperti chip MariSilicon X ISP dan MariSilicon Y.
Oppo terbilang cepat mengambil keputusan penutupan anak usahanya tersebut mengingat bisnis pembuatan chip itu baru mulai dilakukan pada 2019.
Awalnya perusahaan itu disiapkan untuk mengembangkan co-prosesor internal, ISP, modem, manajemen daya, dan chip audio.
Diperkirakan Oppo telah menginvestasikan lebih dari 1,4 miliar dolar AS (setara Rp20,7 triliun) dalam bisnis pengembangan chipsetnya itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BNN ungkap penyelundupan 7,8 kg hasis oleh WNA Rusia di Bali. Penangkapan berlangsung dramatis setelah aksi kejar-kejaran.
Kunjungan wisata Sleman hingga Mei 2026 mencapai 3,06 juta wisatawan. Libur sekolah diproyeksikan memicu perputaran ekonomi Rp1,2 triliun.
DLH Kulonprogo bergerak cepat membersihkan 3 ton sampah pasca event di Alun-alun Wates. Retribusi sampah diperkirakan hampir Rp2,3 juta.
Sebanyak 104 warga Distrik Manggelum mengungsi ke Tanah Merah setelah gangguan keamanan dan dugaan aksi KKB di Boven Digoel.
Jadwal KRL Jogja–Solo Senin 8 Juni 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tersedia 14 perjalanan dengan tarif Rp8.000.
Kebocoran pipa gas Pertamina EP di Babelan, Bekasi, berhasil ditangani kurang dari 90 menit. Aliran gas dihentikan untuk cegah risiko lanjutan.