Peluang Timnas U-22 Indonesia Menipis di Persaingan Grup SEA Games
Peluang Timnas U-22 Indonesia menipis setelah kalah dari Filipina dan menunggu hasil Vietnam vs Malaysia untuk tetap bertahan di Sea Games 2025.
Samsung Galaxy Ring/Samsung
Harianjogja.com, SOLO—Samsung sedang mematangkan rencana pembuatan produk baru yakni cincin pintar yang diberi nama Galaxy Ring. Produk ini disebut-sebut bisa deteksi detak jantung.
Dilansir dari GSM Arena, cincin pintar Samsung Galaxy Ring adalah produk baru yang direncanakan oleh perusahaan asal Korea Selatan itu.
Sejauh ini belum ada perusahaan teknologi lain yang menyasar pasar cincin pintar. Sebuah hal yang masuk akal bagi Samsung untuk mulai menjelajahinya.
Seperti dilaporkan The Elec, Samsung telah merampungkan proses pengembangan dan kemungkinan akan mulai memproduksi Galaxy Ring mulai pekan depan.
Baca juga: Sudah Ada 9 Depo Sudah Dibuka, Pemkot Duga Pembuang Sampah Juga dari Warga Luar Jogja
Samsung dikabarkan telah mengamankan pasokan perangkat keras (hardware) yang dibutuhkan.
Selanjutnya, perusahaan ini tinggal menentukan kapan akan memulai produksi massal.
Meski sudah mendekati proses produksi, Galaxy Ring kemungkinan belum akan diluncurkan hingga 2024.
Pasalnya, gawai baru ini harus menjalani proses sertifikasi untuk mendapatkan status perangkat medis.
Soal fiturnya, belum ada penjelasan rinci mengenai Galaxy Ring. Namun dari bocoran yang beredar, cincin pintar ini bisa digunakan untuk memantau detak jantung yang tidak teratur.
Artinya, secara garis besar Galaxy Ring hampir mirip dengan Galaxy Watch alias jam pintar keluaran Samsung.
Proses sertifikasi bisa memakan waktu beberapa bulan. Kemungkinan, Galaxy Ring baru bisa diluncurkan pada 2024 setelah mendapat sertifikasi.
Bahkan rumor menyebut Galaxy Ring akan diluncurkan bersamaan dengan Galaxy S24 pada tahun depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Peluang Timnas U-22 Indonesia menipis setelah kalah dari Filipina dan menunggu hasil Vietnam vs Malaysia untuk tetap bertahan di Sea Games 2025.
Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta kembali menggelar EduCareer Connect 2026 bertajuk “From Campus to Career: Connecting Education, Opportunities
Gempa Sukabumi Magnitudo 4,5 mengguncang Jawa Barat akibat aktivitas sesar aktif bawah laut, BMKG pastikan belum ada gempa susulan.
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.
Identitas 11 bayi yang ditemukan di Pakem Sleman masih ditelusuri Pemkab Sleman untuk penerbitan dokumen resmi dan asal-usul bayi.
Bank Indonesia mencatat pertumbuhan utang luar negeri Indonesia triwulan I 2026 melambat, dengan rasio ULN terhadap PDB turun menjadi 29,5 persen.