Advertisement
Pengelola Danau di China Gunakan AI untuk Mengidentifikasi Spesies Burung
Burung godwits ekor hitam terbang di atas kawasan konservasi burung bangau putih di tepi Danau Poyang di Nanchang, Provinsi Jiangxi, China timur, 10 Maret 2023. Antara/Xinhua - Zhou Mi
Advertisement
Harianjogja.com, NANCHANG—Pengelola Danau Poyang, danau air tawar terbesar di China, meluncurkan sebuah platform pengelolaan pintar yang didukung teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk meningkatkan konservasi burung.
"Dengan bantuan teknologi AI, kami dapat langsung mengidentifikasi spesies burung serta menghitung secara akurat kepadatan dan kuantitas kawanan burung," kata Sun Yue, yang bekerja di Administrasi Cagar Alam Nasional Danau Poyang di Provinsi Jiangxi, China timur, Rabu (22/11/2023).
Advertisement
Melalui analisis data, cagar alam tersebut dapat mengalokasikan personel patroli secara efisien dan meluncurkan intervensi tepat waktu dalam merespons berbagai anomali seperti kekurangan makanan, kata Sun.
BACA JUGA: Israel Sepakat Gencatan Senjata, Namun Tetap Bombardir Gaza
Saat ini terdapat 30 kamera pengintai di sepanjang cagar alam Danau Poyang. Pada akhir Februari, Administrasi Kehutanan dan Padang Rumput Nasional China merilis rencana aksi untuk periode 2021-2035, yang menetapkan 1.140 area, termasuk Danau Poyang, sebagai lokasi utama untuk beristirahat, berkembang biak, dan menghabiskan musim dingin bagi burung migran.
Setiap tahun, ratusan ribu burung migran seperti burung bangau, bangau oriental, dan angsa kecil datang ke danau tersebut, dan jumlahnya dapat mencapai sekitar 800.000 pada periode puncak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja 29 Maret, Cek Waktu Berangkat
- Akses Tol Jogja-Solo GT Purwomartani Ditutup Sementara, Ini Alasannya
- Rumah Warga Pandes Bantul Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp80 Juta
- Sinergi Lintas Sektor Gedongtengen Bersihkan Jalan Letjen Suprapto
- Aktivitas Merapi Masih Tinggi, Guguran Lava Terjadi Ratusan Kali
Advertisement
Advertisement








