Prabowo: Masih Ada Ribuan Triliun Kekayaan Negara Harus Diselamatkan
Presiden Prabowo menyebut masih ada ribuan triliun kekayaan negara yang harus diselamatkan dari praktik pencurian aset nasional.
Ilustrasi satelit (Freepik)
Harianjogja.com, JAKARTA—Pendiri SpaceX Elon Musk menilai sistem pengacakan sinyal oleh Rusia telah menghabiskan sumber daya untuk melindungi layanan internet miliknya, Starlink, yang digunakan oleh Ukraina.
Menurut Musk, Rusia berhasil mengganggu semua sistem komunikasi yang dipakai oleh Ukraina kecuali Starlink.
Namun, SpaceX harus mengeluarkan "sumber daya yang signifikan" untuk melawan upaya pengacakan oleh Rusia, kata Musk di platform X pada Jumat. “Ini masalah yang sulit," kata dia.
BACA JUGA : Helikopter Ditumpangi Presiden Iran Jatuh, Rusia Kirim Pesawat Canggih Bantu Pencarian
Namun, New York Times yang mengutip pejabat Ukraina melaporkan bahwa Rusia telah menggunakan teknologi canggih untuk mengganggu layanan Starlink di Ukraina.
Washington Post juga melaporkan bahwa Rusia berhasil mengganggu sistem pemandu senjata modern buatan Barat, termasuk roket berpemandu GPS Excalibur dan High Mobility Artillery Rocket System (HIMARS).
Laporan itu menyebutkan bahwa para pejabat Ukraina telah mendesak Departemen Pertahanan AS untuk mengatasi masalah ini dengan meminta produsen-produsen senjata AS memperbarui sistem mereka agar bisa mengatasi pengacakan oleh Rusia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Presiden Prabowo menyebut masih ada ribuan triliun kekayaan negara yang harus diselamatkan dari praktik pencurian aset nasional.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menegaskan akan menindak tegas pengusaha tambang yang merusak lingkungan dan melanggar aturan konservasi.
Kemlu RI mengonfirmasi tujuh WNI tewas akibat kapal tenggelam di Pulau Pangkor, Malaysia. Tujuh korban lainnya masih dicari.
Pemerintah menyiapkan aturan KPR tenor 40 tahun agar cicilan rumah lebih ringan dan akses rumah murah semakin mudah dijangkau masyarakat.
Bahlil Lahadalia mengaku sudah menjelaskan aturan baru harga patokan mineral kepada investor dan Kedubes China di tengah kekhawatiran regulasi tambang.
DPRD DIY menyoroti indikator kinerja daerah yang baru 40 persen meski ekonomi DIY tumbuh dan angka kemiskinan menurun.