Asbanda Dorong BPD Optimalkan SIPD-RI dan Siskeudes-Link
Asbanda dan Bank Papua menggelar Seminar Nasional di Aula Kantor Gubernur Papua, Jayapura, Papua, Kamis (24/4/2025).
Ilustrasi Whatsapp - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Penyadapan dari jarak jauh menjadi kekhawatiran para pengguna Whatsapp. Jika Anda menemukan beberapa tanda ini, kemungkinan Whatsapp Anda sudah diretas dari jarak jauh.
Tanda-tanda whatsapp Anda diretas adalah munculnya pesan yang tidak Anda kirim. Anda merasa tidak pernah mengirim pesan kepada seseorang tetapi ada history yang memperlihatkan hal yang berlawanan.
Jika Anda menerima notifikasi tentang log masuk dari perangkat yang tidak Anda kenal, ini merupakan tanda jelas bahwa akun Anda mungkin disadap.
Notifikasi ini dapat Anda lihat di email Anda, yang Anda gunakan untuk mendaftar Whatsapp.
WhatsApp Anda mendadak sering lag atau tidak responsif dibandingkan dengan biasanya. Ini juga bisa jadi tanda ada aplikasi atau perangkat lain yang mengakses data Whatsapp Anda. Penurunan kualitas aplikasi ini terjadi karena aplikasi Anda digunakan oleh banyak perangkat.
Ketika terjadi peretasan, beberapa pelaku akan menghapus foto profil Anda atau menggantinya. Jika foto profil, status, atau informasi lain di akun Anda berubah tanpa sepengetahuan Anda, ini bisa jadi tanda penyadapan.
Tanda berikutnya adalah masuknya pesan verifikasi atau kode yang tidak Anda minta. Sistem berlapis Anda akan segera memberitahu Anda ketika ada percobaan untuk membobol Whatsapp Anda.
Jika Anda tidak dapat keluar dari akun Anda atau terus-menerus masuk kembali setelah keluar, ini bisa menjadi tanda bahwa ada perangkat lain yang terhubung.
Penggunaan data di aplikasi Whatsapp melesat dibandingkan dengan hari biasanya. Mulailah mewaspadai Jika Anda melihat penggunaan data yang tidak biasa, ini mungkin menunjukkan bahwa informasi Anda sedang diakses oleh pihak lain.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Asbanda dan Bank Papua menggelar Seminar Nasional di Aula Kantor Gubernur Papua, Jayapura, Papua, Kamis (24/4/2025).
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menegaskan akan menindak tegas pengusaha tambang yang merusak lingkungan dan melanggar aturan konservasi.
Kemlu RI mengonfirmasi tujuh WNI tewas akibat kapal tenggelam di Pulau Pangkor, Malaysia. Tujuh korban lainnya masih dicari.
Pemerintah menyiapkan aturan KPR tenor 40 tahun agar cicilan rumah lebih ringan dan akses rumah murah semakin mudah dijangkau masyarakat.
Bahlil Lahadalia mengaku sudah menjelaskan aturan baru harga patokan mineral kepada investor dan Kedubes China di tengah kekhawatiran regulasi tambang.
DPRD DIY menyoroti indikator kinerja daerah yang baru 40 persen meski ekonomi DIY tumbuh dan angka kemiskinan menurun.