Empat Korban KMP Putri Yasmin Belum Ditemukan
Memasuki hari keempat, tim SAR mencari empat korban KMP Putri Yasmin dengan memperluas penyisiran Selat Lombok hingga perairan Nusa Penida.
TikTok - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—TikTok menyebut 94% dari konten yang dihapus pada semester pertama 2025 teridentifikasi dan ditindak sebelum ada laporan pengguna. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan platform.
TikTok mengungkapkan telah menghapus lebih dari 25 juta konten sepanjang semester pertama 2025 , termasuk di antaranya 232.000 konten terkait penipuan.
Senior Manager, PR and Communications, TikTok Indonesia Edwin Lengkei mengatakan dari konten-konten yang dihapus tersebut 94 persen di antaranya dihapus secara proaktif sebelum dilaporkan pengguna.
"Langkah tersebut untuk melindungi pengguna dari berbagai bentuk manipulasi dan penipuan online," ujar dia dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (5/11/2025).
Dia menegaskan bahwa keamanan pengguna merupakan prioritas utama bagi TikTok sehingga menerapkan sejumlah langkah pengamanan termasuk Panduan Komunitas sebagai pedoman kebijakan di TikTok, moderasi berlapis, fitur keamanan.
Selain itu juga kampanye literasi #PikirDuaKali yang bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Digital RI (Komdigi RI), Satgas PASTI, IM3, dan para kreator untuk memperluas jangkauan edukasi mengenai keamanan digital di masyarakat.
"TikTok tidak menoleransi dan tidak mengizinkan segala bentuk upaya manipulasi atau penipuan di platform kami. Semua konten yang melanggar Panduan Komunitas, termasuk yang memuat penipuan online akan dihapus dari platform," ujar Edwin.
Dia menambahkan fitur pelaporan di TikTok bersifat anonim, sehingga pengguna tidak perlu khawatir saat melaporkan konten yang dianggap melanggar Panduan Komunitas atau terindikasi sebagai penipuan yang dapat merugikan masyarakat.
Sementara itu Hodo Purwoko, VP Head of National Digital Brand Engagement Strategy IM3 menyebutkan tren penipuan di industri telekomunikasi yaitu penipuan melalui jaringan seluler yang dilakukan melalui telepon atau SMS serta penipuan di kanal digital yang yang mengatasnamakan perusahaan.
Kedua modus tersebut biasanya menawarkan hadiah palsu, lowongan kerja bodong, atau bahkan berisi pesan maupun panggilan yang mencurigakan (spam).
"Sekitar 65 persen masyarakat Indonesia menerima upaya penipuan setiap minggunya, dan terjadi di jaringan seluler mulai dari teks phising, tawaran kerja palsu, hingga skema penipuan investasi," katanya dalam sebuah sesi dialog interaktif #PikirDuaKali.
Untuk mengantisipasi kasus-kasus ini, Hodo berpesan agar pengguna internet tetap mengecek akun-akun terlebih dahulu sebelum mengakses
informasi yang diterima.
"Pastikan bahwa informasi didapatkan dari akun yang telah terverifikasi. Pelajari terlebih dahulu apakah tautan resmi atau tidak, siapa pengirimnya, dan kami akan bantu dari sisi proteksinya." ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Memasuki hari keempat, tim SAR mencari empat korban KMP Putri Yasmin dengan memperluas penyisiran Selat Lombok hingga perairan Nusa Penida.
Bangladesh resmi menggantikan India di FIFA ASEAN Cup 2026. BFF menyebut kesempatan menghadapi lawan lebih kuat menjadi alasan utama menerima undangan turnamen.
DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta menegaskan komitmennya dalam membuka ruang ekspresi bagi generasi muda untuk menembus ekosistem industri kreatif nasional.
Pelatih PSIM Jogja Jean-Paul van Gastel puas dengan penampilan timnya saat latihan bersama Bhayangkara Presisi Lampung FC sebagai persiapan Super League 2026/20
Popularitas BTS di Amerika Serikat mencapai rekor tertinggi pada kuartal II 2026. Sebanyak 46% warga AS mengaku memiliki kesan positif terhadap grup K-pop terse
Film Istimewa, drama keluarga yang terinspirasi dari kisah nyata enam anak penyandang disabilitas, menggelar special screening di Empire XXI Cinema Yogyakarta