Messi Cetak Gol Tendangan Bebas ke-76, Dekati Rekor Dunia
Messi mencetak gol tendangan bebas ke-76 saat Inter Miami kalah 1-2 dari Columbus Crew. Ia kini tinggal dua gol dari rekor Marcelinho.
BYD Dolphin. - Harian Jogja/Antara
Harianjogja.com, JOGJA—BYD menegaskan inovasi orisinal tetap menjadi kunci kemajuan industri otomotif global, meski teknologi yang dikembangkan kerap diikuti para pesaing.
General Manager Brand and PR BYD Group, Li Yunfei, menyatakan bahwa tanpa terobosan baru, arah perkembangan teknologi otomotif global akan stagnan.
Dalam wawancara bersama Dongfang Caijing yang dilansir Carnews China, Li mengungkapkan bahwa BYD seringkali menghadapi situasi di mana jalur teknologi mereka awalnya diragukan, namun kemudian direplikasi oleh pesaing. Meski sempat memicu diskusi internal, BYD memilih tetap setia pada jalur riset mandiri.
“Perusahaan tetap berkomitmen untuk terus berinovasi. Tanpa terobosan orisinal, pada akhirnya tidak akan ada lagi teknologi yang bisa dikembangkan atau diikuti oleh industri secara keseluruhan,” tuturnya.
BYD mengandalkan keunggulan waktu (time-to-market). Li mencontohkan sistem megawatt flash charging yang siap meluncur pada semester pertama 2025. Menurutnya, kompetitor biasanya membutuhkan waktu satu hingga tiga tahun hanya untuk menyamai sebagian indikator teknologi yang telah dirilis BYD.
Kekuatan riset BYD bersumber dari keterlibatan langsung Chairman Wang Chuanfu. Menggunakan pendekatan first principles (analisis berbasis hukum dasar fisika dan kimia), Wang terlibat aktif dalam pertemuan teknis mendalam untuk merumuskan arah teknologi jangka panjang, bukan sekadar mengikuti tren pasar sesaat.
Fokus pada Riset Dasar dan Paten Baru
Keseriusan BYD dalam riset dasar terbukti melalui pencapaian berikut:
- Teknologi Pionir: Pengembangan awal baterai Lithium Iron Phosphate (LFP), sistem plug-in hybrid DM, dan motor sinkron magnet permanen.
- Paten Terbaru: Per Desember 2025, Administrasi Kekayaan Intelektual Nasional China merilis empat paten BYD terkait teknologi motor sinkron magnet permanen dengan fluks variabel.
- Efisiensi Operasi: Teknologi baru ini memungkinkan penyesuaian fluks magnet secara dinamis untuk mengoptimalkan kinerja kendaraan di berbagai kondisi.
Meski di masa lalu produsen China—termasuk BYD—sempat dikritik karena kemiripan desain dengan merek global, kini peta kekuatan telah bergeser. BYD memandang aksi "peniruan" oleh pesaing saat ini sebagai validasi atas kepemimpinan teknologi mereka. Bagi BYD, kompetisi ini justru menjadi katalisator bagi kemajuan industri kendaraan listrik (EV) dan hibrida secara global.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Messi mencetak gol tendangan bebas ke-76 saat Inter Miami kalah 1-2 dari Columbus Crew. Ia kini tinggal dua gol dari rekor Marcelinho.
Lomba menyanyi Manunggal Fair Kulonprogo batal mendadak. Peserta kecewa karena sudah datang dan menyiapkan penampilan.
Biaya Haji 2027 berpotensi naik. Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf menyebut kenaikan harga avtur dan situasi geopolitik jadi pertimbangan.
Turki vs Italia di Nations League 2026 digelar di Bursa. Simak jadwal, kondisi pemain, perkiraan susunan, dan rekor pertemuan kedua tim.
Presiden Prabowo Subianto memberhentikan sementara Wagub Babel Hellyana terkait kasus pidana. Gubernur kini menjalankan tugas wakil gubernur.
Seluruh kabupaten/kota di DIY mengajukan tambahan kuota Pertalite ke BPH Migas menjelang libur Nataru 2026.