Kekeringan DIY Meningkat, BPBD Siapkan Anggaran dan Bantuan Air
BPBD DIY menyiapkan dukungan anggaran menghadapi puncak kekeringan Agustus-September 2026. Gunungkidul sudah salurkan 484 tangki air.
Authorized Distributor SunTek Window Film di Indonesia saat ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 di Jakarta. Ist
Harianjogja.com, JAKARTA— Industri otomotif dan arsitektur di Indonesia kembali mencatat perkembangan baru. PT Jaya Kreasi Indonesia (JKIND) resmi ditunjuk Eastman Chemical Company, perusahaan teknologi asal Amerika Serikat, sebagai Authorized Distributor SunTek Window Film di Indonesia. Pengumuman tersebut disampaikan dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 di Jakarta.
Penunjukan ini menandai babak baru kerja sama antara pelaku industri nasional dengan pemain global di bidang teknologi pelapis kaca. Melalui kemitraan tersebut, JKIND akan bertanggung jawab atas distribusi dan pengembangan layanan SunTek Window Film di pasar Indonesia.
SunTek dikenal sebagai salah satu produsen kaca film berteknologi tinggi yang telah digunakan secara luas di sektor otomotif maupun bangunan. Produk ini diproduksi di Amerika Serikat dengan pendekatan teknologi mutakhir untuk meningkatkan perlindungan dan kenyamanan pengguna.
Sejumlah keunggulan yang ditawarkan SunTek antara lain kemampuan menolak panas melalui teknologi keramik yang dirancang untuk menghalau sinar infra merah dan ultraviolet, tingkat kejernihan visual yang tetap terjaga, serta daya tahan lapisan yang dirancang agar tidak mudah pudar dalam penggunaan jangka panjang.
Marketing Manager PT Jaya Kreasi Indonesia, Denise, mengatakan penunjukan tersebut menjadi bentuk kepercayaan terhadap rekam jejak perusahaan dalam industri otomotif nasional. Menurutnya, kerja sama ini tidak hanya berorientasi pada distribusi produk, tetapi juga pada upaya menghadirkan standar kualitas internasional yang sesuai dengan kebutuhan konsumen Indonesia.
Kepercayaan Eastman Chemical Company terhadap JKIND turut didukung pengalaman perusahaan tersebut yang telah berkiprah selama 25 tahun di sektor otomotif aftermarket. Selama itu pula, JKIND telah bekerja sama dengan sejumlah agen pemegang merek (APM) kendaraan bermotor sebagai penyedia kaca film original equipment manufacturer (OEM).
Melalui penunjukan ini, SunTek Window Film diharapkan dapat menjangkau pasar yang lebih luas, seiring meningkatnya kebutuhan akan perlindungan kaca kendaraan dan bangunan di Indonesia. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD DIY menyiapkan dukungan anggaran menghadapi puncak kekeringan Agustus-September 2026. Gunungkidul sudah salurkan 484 tangki air.
BMKG memprakirakan cuaca kota besar Indonesia pada Selasa didominasi berawan. Sejumlah wilayah berpotensi hujan ringan dan udara kabur.
Sebanyak 237 penyintas gempa Flores mulai pulang dari GOR Samador. Pemerintah menyiapkan bantuan rumah rusak hingga Rp30 juta.
Saham BMRI turun 0,47% ke Rp4.200 pada perdagangan 24 Agustus 2026 di tengah polemik rekening Supriyono alias Mas Botok.
Andre Rosiade meminta publik tak resah soal rekening Mas Botok dan menegaskan bank bekerja sesuai prosedur serta koridor hukum.
Kabut asap karhutla menyelimuti enam wilayah Sumbar akibat kiriman dari provinsi tetangga. Warga diminta memakai masker dan membatasi aktivitas luar.