Advertisement
Klaim Robot Buatan Lokal Ternyata Produk China, Kampus India Diusir
Ilustrasi. - JIBI
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA — Gelaran AI Impact Summit Global South di New Delhi tercoreng insiden yang melibatkan Galgotias University.
Sebuah robot berkaki empat bernama Orion yang dipamerkan kampus tersebut awalnya diklaim sebagai inovasi lokal. Namun, perangkat itu belakangan teridentifikasi sebagai produk komersial buatan perusahaan robotik asal China, Unitree Robotics.
Advertisement
Kasus ini mencuat seusai Profesor Neha Singh tampil dalam wawancara di DD News pada Selasa (17/2/2026). Dalam tayangan tersebut, ia menyebut Orion dikembangkan di Centre of Excellence kampus mereka. Namun, warganet di platform X dengan cepat mengenali robot itu sebagai Unitree Go2 yang telah dipasarkan secara global.
Unitree Go2 diketahui dibanderol sekitar USD 1.600 hingga USD 2.800 dan dilengkapi teknologi 4D LiDAR dengan kemampuan bergerak hingga 5 meter per detik. Temuan tersebut memicu reaksi keras pemerintah India yang kemudian meminta booth Galgotias University ditutup dan dikeluarkan dari lokasi pameran.
BACA JUGA
Melalui akun resmi di X, pihak universitas memberikan klarifikasi bahwa mereka tidak bermaksud mengklaim robot tersebut sebagai hasil produksi penuh kampus. Mereka menyatakan perangkat tersebut dibeli untuk kepentingan eksperimen dan riset mahasiswa. Neha Singh juga mengakui adanya kekeliruan komunikasi saat wawancara berlangsung.
Insiden ini berdampak pada mahasiswa pengembang bernama Vaidik yang tengah merintis startup berbasis robotik. Ia menyebut polemik tersebut merusak reputasi timnya. Di ranah politik, partai oposisi Kongres menuding Perdana Menteri Narendra Modi turut tercoreng akibat insiden tersebut.
Meski menuai kontroversi, sejumlah pihak meminta publik tidak menggeneralisasi kasus ini terhadap seluruh ekosistem teknologi India. Jurnalis Tapas Bhattachary menilai insiden tersebut harus menjadi pelajaran penting mengenai transparansi riset dan kejujuran akademik, terutama ketika India tengah berambisi menjadi pusat inovasi kecerdasan buatan global.
AI Impact Summit sendiri dihadiri lebih dari 20 pemimpin dunia dan menghasilkan komitmen investasi AI senilai lebih dari USD 100 juta. Namun, polemik robot Orion tetap menjadi catatan negatif di tengah ambisi besar India memperkuat reputasi teknologi di panggung internasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Duel Remaja di Pakualaman Jogja Terbongkar, Dua Pelajar Luka Parah
- Puluhan Telur Piton Ditemukan di Selokan Permukiman Warga Gunungkidul
- Libur Lebaran Ramai, Kamar Hotel DIY Justru Banyak Kosong
- Catat, Ini Lokasi dan Tarif Parkir Resmi Kota Jogja Tahun 2026
- Pengolahan Mandiri Efektif, Sampah Residu di Demangan Jogja Berkurang
Advertisement
Advertisement







