Hindia Bawa Pulang Piala dari Jepang lewat Everything U Are
Musisi Indonesia, Hindia, raih Special Award di Music Awards Japan 2026 lewat lagu Everything U Are.
Foto ilutrasi artificial intelligence. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA— Perusahaan teknologi Oracle Corporation dikabarkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap ribuan karyawan serta membekukan proses perekrutan baru. Langkah ini terutama terjadi di divisi layanan cloud perusahaan.
Kebijakan tersebut diambil karena teknologi Artificial Intelligence (AI) dinilai semakin efisien dalam menggantikan sejumlah pekerjaan yang sebelumnya dilakukan manusia.
Informasi mengenai PHK dan pembekuan rekrutmen ini pertama kali dilaporkan oleh media bisnis dan teknologi Bloomberg.
Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa Oracle mulai mengurangi jumlah karyawan dan menunda perekrutan baru karena beberapa tugas telah dapat dijalankan secara otomatis menggunakan teknologi kecerdasan buatan.
Strategi Tekan Biaya dan Investasi AI
Langkah restrukturisasi ini juga berkaitan dengan upaya perusahaan menekan biaya operasional sekaligus meningkatkan arus kas bebas (free cash flow) untuk mendukung investasi besar di bidang AI.
Pada kuartal terakhir, arus kas bebas Oracle tercatat minus sekitar 24,7 miliar dolar AS. Sejumlah analis memperkirakan kondisi arus kas negatif ini berpotensi berlangsung hingga sekitar tahun 2030.
Dalam pernyataan terkait laporan keuangan kuartal ketiga tahun fiskal 2026, Oracle mengakui bahwa pengurangan tenaga kerja sebagian dipicu oleh meningkatnya kemampuan AI dalam menghasilkan kode perangkat lunak.
“Model AI untuk menghasilkan kode komputer kini telah menjadi sangat efisien, sehingga kami merestrukturisasi tim pengembangan produk menjadi kelompok yang lebih kecil, lebih lincah, dan lebih produktif,” tulis Oracle yang dikutip dari Gizmodo.
“Teknologi baru AI Code Generation ini memungkinkan kami membangun lebih banyak perangkat lunak dalam waktu yang lebih singkat dengan jumlah karyawan yang lebih sedikit,” lanjut pernyataan tersebut.
Pendapatan Tetap Tumbuh
Di tengah langkah restrukturisasi dan tekanan arus kas, kinerja bisnis Oracle justru masih mencatatkan pertumbuhan.
Dalam laporan kinerja kuartal ketiga tahun fiskal 2026 (Q3 FY26) yang dirilis Selasa (10/3/2026), Oracle melaporkan pendapatan kuartalan sebesar 17,2 miliar dolar AS.
Angka tersebut meningkat sekitar 22 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dan melampaui ekspektasi analis pasar.
Pertumbuhan terbesar datang dari bisnis cloud. Pendapatan layanan cloud Oracle tercatat mencapai 8,9 miliar dolar AS, naik 44 persen secara tahunan.
Segmen cloud infrastructure atau IaaS (Infrastructure as a Service) mencatat lonjakan tertinggi dengan pendapatan 4,9 miliar dolar AS, meningkat hingga 84 persen.
Investasi Besar Infrastruktur AI
Meski melakukan PHK, Oracle justru meningkatkan investasi besar untuk memperkuat infrastruktur teknologi kecerdasan buatan, terutama pembangunan pusat data.
Perusahaan menargetkan belanja modal sekitar 50 miliar dolar AS pada tahun fiskal 2026, hampir dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.
Investasi tersebut dilakukan untuk memenuhi permintaan komputasi cloud yang terus meningkat, terutama untuk kebutuhan pelatihan dan operasional model AI yang berkembang pesat di berbagai industri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Musisi Indonesia, Hindia, raih Special Award di Music Awards Japan 2026 lewat lagu Everything U Are.
Pertamina Patra Niaga memastikan kualitas BBM tetap terjaga melalui pengelolaan zat pengotor di kilang untuk menghasilkan BBM standar Euro 4.
Pemkot Jogja mempercepat penataan kabel fiber optik melalui sistem ducting untuk mengurangi sampah visual dan mempercantik wajah kota wisata.
Kejagung menyerahkan PNBP hasil pemulihan aset senilai Rp1,029 triliun ke Kemenkeu, termasuk aset dan uang milik terpidana Eddy Tansil.
Chapter Jogja 2026 kembali hadir di JNM dan SD Tumbuh pada 19-23 Juni dengan konsep Unique Art Fair yang memperkuat ekosistem seni rupa Yogyakarta.
Wayang Gedhog langka akan dipentaskan di Keraton Jogja saat 1 Sura 2026. Lakon Jaya Berdangga sarat pesan perjuangan, kesetiaan, dan refleksi diri.