Waspada, WHO Tetapkan Ebola Kongo-Uganda Darurat Kesehatan Global
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Siluet laptop dan pengguna gadget terlihat di samping proyeksi layar logo Google dalam ilustrasi foto yang diambil 28 Maret 2018. /REUTERS-Dado Ruvic
Harianjogja.com, JAKARTA- Google meningkatkan imbalan bagi siapa saja yang menemukan celah keamanan pada browser Chrome.
Sejak 2010, Google rutin memberi hadiah bagi mereka yang berhasil menemukan bug atau celah keamanan pada browser mereka, Chrome.
Namun karena meningkatnya frekuensi serangan malware yang diterima Chrome, Google memutuskan untuk menaikkan imbalan mereka.
Mengutip dari CNET pada Senin (22/7/2019), Google sebelumnya memberikan hadiah senilai 15 ribu dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp200 jutaan. Namun kini, imbalannya bertambah menjadi 30 ribu Amerika Serikat atau sekitar Rp400 jutaan.
Meski begitu, ada aturan yang ditetapkan Google bagi para pemburu celah keamanan sebelum mendapatkan hadiah ini, yakni jika bug yang mereka temukan masuk dalam kategori "high-quality reports".
Sebagai informasi, kategori bug ini hanya disandang oleh malware yang memiliki akibat fatal bagi pengoperasian browser Google Chrome.
Perlu dicatat juga, jumlah hadiah ini merupakan batas paling tinggi yang bisa didapatkan oleh penemu bug.
Jadi ketika penemu bug menemukan masalah standar atau biasa saja, mereka hanya akan menerima hadiah 15 ribu dolar Amerika Serikat. Angka "standar" ini terbilang cukup besar karena sudah naik dari sebelumnya, yang hanya 5 ribu dolar Amerika Serikat.
Sejak Google mengumumkan program pada 2010, Google tercatat sudah mengeluarkan uang imbalan lebih dari 5 juta dolar Amerika Serikat kepada para penemu celah keamanan.
Nilai ini dinilai tidak seberapa jika dibandingkan dengan jumlah celah yang dilaporkan para penemu bug Chrome yang mencapai 8.500 bug.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Perguruan Tinggi (PPKPT) UPN Veteran Yogyakarta mengungkapkan ada tujuh dosen yang diduga terlibat kasus kekerasan se
Turnamen padel internasional FIP Bronze di Jogja diserbu lebih dari 200 peserta dan dorong sport tourism DIY.
Jadwal bola malam ini 22–23 Mei 2026: Arema vs PSIM, final Jepang U-17 vs China, hingga laga Eropa.
Di tengah tantangan ekonomi dan perubahan tren fesyen modern, kelestarian kain wastra Nusantara justru menemukan napas baru lewat tangan-tangan kreatif
Debut Janice Tjen di Roland Garros langsung berat, menghadapi Emma Navarro di babak awal Grand Slam Paris.