Harga Beras Naik Meski Stok Melimpah, Ini Penyebabnya
Harga beras terus naik meski stok melimpah. Pengamat ungkap penyebab utama dari mahalnya gabah hingga distribusi belum optimal.
Elon Musk - Royal Society/Wikipedia
Harianjogja.com, JAKARTA—Miliarder teknologi Elon Musk secara resmi mengumumkan proyek ambisius pembangunan TeraFab, sebuah fasilitas manufaktur semikonduktor yang diproyeksikan menjadi yang terbesar di jagat raya.
Langkah revolusioner ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Tesla, SpaceX, dan xAI, yang diklaim Musk sebagai fondasi utama dalam mewujudkan visi besar menuju "peradaban galaksi".
Fasilitas raksasa ini akan segera berdiri di kawasan Austin, Amerika Serikat, bertetangga dengan Giga Texas milik Tesla, dengan nilai investasi fantastis yang ditaksir mencapai US20 miliar hingga US25 miliar atau sekitar Rp423 Triliun.
Musk menegaskan keunggulan operasional pabrik ini terletak pada integrasi vertikal yang radikal, di mana seluruh rantai produksi mulai dari manufaktur hingga perbaikan dilakukan dalam satu atap.
"Tingkat kapasitas yang ada saat ini tidak cukup untuk target kami, sehingga pembangunan TeraFab menjadi keharusan," tegas Musk sebagaimana dilansir dari independent.co.uk pada Senin (23/3/2026).
Dari sisi teknis, TeraFab diproyeksikan mampu mencetak hingga 1 juta wafer chip setiap bulan menggunakan teknologi proses 2 nanometer, melampaui kapasitas produsen global saat ini.
Keluaran tahunan dari pabrik ini diperkirakan menembus angka 100 hingga 200 miliar chip AI dan memori yang mayoritas akan diserap untuk kebutuhan internal ekosistem kendaraan listrik dan robotika Tesla.
Otoritas perusahaan menilai ketergantungan pada vendor eksternal seperti TSMC dan Samsung tidak lagi relevan dengan skala kebutuhan masa depan mereka yang kian masif.
Visi proyek ini bahkan menjangkau hingga ke luar angkasa, dengan target daya komputasi mencapai 1 terawatt di orbit rendah Bumi melalui dukungan satelit AI SpaceX.
Musk berargumen bahwa lingkungan ruang hampa dan radiasi surya yang tinggi menawarkan efisiensi pendinginan serta energi yang jauh lebih baik dibandingkan fasilitas darat konvensional.
Sekitar 80 persen dari total output komputasi nantinya akan ditempatkan di orbit bertenaga surya, menandai ekspansi dominasi teknologi Musk yang kini merambah dari daratan hingga ke ruang angkasa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Harga beras terus naik meski stok melimpah. Pengamat ungkap penyebab utama dari mahalnya gabah hingga distribusi belum optimal.
Xiaomi resmi meluncurkan HyperOS 4 di China. Sistem operasi terbaru ini membawa desain transparan ala kaca, AI Assistant 2.0, performa lebih cepat, dan fitur li
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY terus menggaungkan semangat literasi melalui bedah buku Homepower
Pendapatan transfer Kulonprogo turun Rp114,66 miliar pada APBD Perubahan 2026. DPRD meminta Pemkab mengubah strategi fiskal.
Sejumlah investor menggugat Selena Gomez terkait startup kesehatan mental Wondermind. Mereka menuding ada penyesatan informasi bisnis dan menuntut pengembalian
Penyalahgunaan narkoba tidak hanya berdampak pada orang yang mengonsumsinya, tetapi juga dapat menyeret keluarga hingga lingkungan sekitar.