Ancaman Super El Nino, Harga Pangan Global Berpotensi Melonjak
Super El Nino diperkirakan memicu lonjakan harga pangan global hingga 2028. Pemerintah Indonesia menyiapkan cadangan pangan untuk antisipas
Deretan hunian berdiri di perumahan di kawasan Nanjung, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (22/1/2019)./Bisnis-Rachman
Harianjogja.com, JAKARTA – Rumah pintar kini mulai menjadi tren. Dengan beragam fasilitas pintar berteknologi tinggi, rumah pintar semakin diminati.
Sebagaimana laporan Bloomberg, Minggu (11/8/2019), di masa depan rumah-rumah yang ada akan semakin banyak yang dilengkapi dengan teknologi dan memiliki kepintaran masing-masing di tiap-tiap bagian rumah.
Menyambut tamu, rumah masa depan akan memiliki ruang tamu yang berteknologi tinggi seperti dilengkapi dengan speaker pintar, bohlam lampu otomatis, hingga kunci elektronik.
Kemudian, ruang keluarga juga akan dilengkapi fasilitas serupa, ditambah dengan tv pintar yang bahkan sudah bisa ditemui saat ini, yang bisa menghubungkan televisi dengan perangkat-perangkat lain.
Di masa depan, melakukan perancangan rumah juga bisa dilakukan dengan lebih mudah. Beragam aplikasi dan platform daring kini sudah bisa membantu pemilik hunian memvisualisasikan bagaimana sofa atau kursi akan terlihat di rumah Anda.
Penggunaan rumah penuh bantuan teknologi itu juga tidak hanya bisa dinikmati oleh kalangan muda, tapi juga oleh orang tua. Rumah untuk orang tua akan dilengkapi dengan peralatan yang terhubung ke internet yang memungkinkan anak-anak untuk memantau orang tua mereka yang sudah lanjut usia.
Selain di ruang tamu, dapur juga bisa diisi dengan beragam perangkat pintar dan berteknologi tinggi. Kini sudah tersedia beragam peralatan seperti oven pintar yang dilengkapi dengan kamera dan termometer digital, yang bisa membantu memantau makanan yang sedang dimasak.
Ada pula lemari es pintar akan membantu mengurangi limbah dengan memberi tahu ketika produk-produk yang berada di lemari es sudah mulai berkurang kualitasnya.
Kemudian, teknologi di rumah pintar kini juga sudah bisa diterapkan di kamar tidur. Benda-benda khas kamar tidur seperti kasur pintar dan aplikasi ponsel cerdas dengan sensor bisa membantu mengukur metrik tidur pengguna.
Tak luput, penggunaan teknologi juga sudah sampai di ke kamar mandi. Di masa depan, pengalaman seperti spa di rumah akan menjadi sesuatu yang normal. Asisten digital Anda bisa melakukannya dengan sistem pancuran pintar.
Tak hanya di ada di negara maju, saat ini sejumlah pengembang properti di Indonesia juga sudah mulai menerapkan konsep rumah pintar pada hunian-hunian yang dibangun. Hal ini dengan tujuan mempermudah dan meningkatkan kualitas hidup penghuni.
Beberapa pengembang yang sudah menerapkan pengembangan rumah pintar adalah Terrakon Property dan Synthesis Development. Namun, dalam penerapannya, kedua pengembang tersebut baru menyediakan layanan keamanan pintar, seperti cctv yang bisa diakses lewa aplikasi di dalam gawai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Super El Nino diperkirakan memicu lonjakan harga pangan global hingga 2028. Pemerintah Indonesia menyiapkan cadangan pangan untuk antisipas
Donald Trump menyatakan masih ingin mencapai kesepakatan dengan Iran dan mengaku sempat membatalkan rencana serangan karena peluang diplomasi.
BPS mencatat tingkat hunian hotel di Kota Jogja naik pada Juni 2026. Wisatawan domestik masih mendominasi dengan porsi 96,38 persen.
BGN memprioritaskan pembangunan dan aktivasi dapur MBG di daerah dengan angka stunting tinggi. SPPG juga wajib mengantongi SLHS paling lambat 10 Agustus 2026.
Ekonomi DIY tumbuh 5,75% pada triwulan II 2026, tertinggi di Pulau Jawa. BPS mengungkap sektor pendorong dan BI optimistis tren berlanjut.
Warga Prawirodirjan mengeluhkan bau menyengat dari PT Sinar Obor. DPRD Kota Jogja mengancam merekomendasikan penutupan jika tak ada perbaikan.