Dipakai 1,5 Miliar Pengguna, Tik Tok Jadi yang Terpopuler setelah Whatsapp & Messenger
Pengguna aplikasi digital Tik Tok menembus angka 1,5 miliar. Tik Tok menjadi aplikasi non-game terpopuler di dunia setelah Whatsapp dan Messenger.
Tik Tok/Pictagram
Harianjogja.com, JOGJA—Pengguna aplikasi digital Tik Tok menembus angka 1,5 miliar. Tik Tok menjadi aplikasi non-game terpopuler di dunia setelah Whatsapp dan Messenger.
Dikutip dari Cnet, Sabtu (16/11/2019), Tik Tok diunduh sekitar 314 juta kali sepanjang 2019. Jumlah ini naik sekitar 6% dibandingkan 2018 lalu.
Masyarakat India merupakan pengguna Tik Tok terbanyak di dunia. Aplikasi digital buatan China ini telah diunduh sekitar 466 juta kali.
China justru menjadi negara kedua terbanyak menggunakan Tik Tok. Aplikasi digital ini telah diunduh sekitar 173 juta kali.
Amerika Serikat menempati urutan ketiga negara dengan pengguna Tik Tok terbanyak. Namun, saat ini pemerintah sedang menyelidiki apakah Tik Tok merupakan perpanjangan tangan pemerintah China yang dicurigai bakal merusak pemilu 2020. Tudingan itu dibantah tegas oleh pengembang aplikasi Tik Tok. Mereka mengatakan semua data dari Amerika Serikat disimpan dalam server yang berlokasi di negara tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengguna aplikasi digital Tik Tok menembus angka 1,5 miliar. Tik Tok menjadi aplikasi non-game terpopuler di dunia setelah Whatsapp dan Messenger.
KPK buru keterangan Heri Black usai rumahnya digeledah terkait kasus korupsi Bea Cukai. Sempat mangkir, perannya kini disorot.
Penemuan jasad Pariman terkubur di dapur rumah di Boyolali gegerkan warga. Polisi masih selidiki penyebab kematian.
Kulonprogo gabungkan OPD akibat kekurangan ASN. Sebanyak 345 PNS pensiun, rekrutmen minim, birokrasi dirampingkan.
Dosen UNISA Jogja jadi dosen tamu di UKM Malaysia, kupas kesehatan mental, otak, hingga isu bunuh diri lintas disiplin.
Indonesia jadi target baru sindikat judi online dan scam internasional. 320 WNA ditangkap di Jakarta, DPR minta pengawasan diperketat.