BI Siapkan GPIPS untuk Jaga Harga Pangan, Fokus Atasi Inflasi Pasokan
BI menyiapkan GPIPS untuk memperkuat pengendalian inflasi pangan dan menjaga stabilitas harga melalui penguatan produksi serta distribusi.
Helikopter jenis Bell 505 melakukan uji coba pendaratan saat persiapan pengoperasian Terminal Helikopter \"Cengkareng Heliport Intercity\" atas kerja sama PT Whitesky Aviation dan PT Angkasa Pura (AP) II, di kawasan Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (12/4/2019)./ANTARA-Muhammad Iqbal
Harianjogja.com, JAKARTA - Aktivitas terbang malam menggunakan helikopter bakal terwujud di Indonesia pada semester I/2020 seusai pemerintah menyelesaikan uji coba untuk tiga rute beberapa waktu lalu.
Ketua Indonesia National Air Carriers Association (INACA) Denon Prawiraatmadja mengatakan pemerintah sudah melakukan uji terbang malam menggunakan kombinasi berbasis visual (visual flight rule/VFR) dengan berbasis pada instrumen (instrument flight rule/IFR).
Ketiga rute tersebut antara lain Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng ke BSD Serpong Tangerang Selatan, Bandara Soekarno-Hatta ke Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, dan Bandara Soekarno-Hatta ke Stadion Gelora Bung Karno Senayan Jakarta. Selanjutnya, akan dilakukan uji coba pada rute Bandara Soekarno-Hatta ke Bandung Jawa Barat.
"Target approval untuk keperluan komersial pada semester awal 2020. Saat ini, kami dan kementerian juga sedang menyempurnakan rute guna menyesuaikan kemampuan helikopter dengan faktor infrastruktur sekitar dan kondisi cuaca," katanya, Minggu (17/11/2019).
Dia menambahkan penerbangan malam merupakan salah satu bentuk inovasi yang sedang dijalankan oleh maskapai helikopter. Selama ini, operasional penerbangan masih terbatas, yakni hanya bisa dilakukan pada siang hari.
Saat ini, lanjutnya, helikopter boleh melakukan terbang malam menggunakan IFR atau atas persetujuan Ditjen Perhubungan Udara, untuk keperluan darurat saja. Pilot dalam mengoperasikan helikopter penerbangan malam biasanya saat di udara menggunakan pendekatan instrumen (radar), sedangkan saat hendak mendarat atau lepas landas menggunakan pendekatan visual.
Denon menuturkan kendala penerbangan malam bukan pada regulasi Kemenhub, melainkan pada sistem pencahayaan gedung pencakar langit maupun menara BTS yang belum diaplikasikan secara merata. Padahal, di beberapa negara sudah menerapkan lighting system recognition, sehingga secara visual pilot mudah untuk mengenalinya.
Selama ini, menurutnya, pilot tidak banyak yang mengenali gedung maupun menara tersebut secara visual pada malam hari. Adanya, kombinasi antara VFR dan IFR merupakan inovasi dalam menyelenggarakan penerbangan malam.
"Kami dari asosiasi mengimbau kepada perusahaan penyedia telekomunikasi untuk melengkapi BTS dengan lighting system agar tidak membahayakan penerbangan helikopter," ujarnya.
Hingga kini sudah ada 29 maskapai helikopter yang terdaftar di Kementerian Perhubungan. Namun, hanya 12 maskapai helikopter di antaranya yang beroperasi di Jakarta dan sekitarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
BI menyiapkan GPIPS untuk memperkuat pengendalian inflasi pangan dan menjaga stabilitas harga melalui penguatan produksi serta distribusi.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan kasus sabu 98 kg, di salon Mangga Besar. BNN juga menyita uang dan aset Rp39,95 miliar.
Tujuh tentara AS dilaporkan tewas dalam bentrokan di USS Abraham Lincoln. Insiden disebut dipicu stres akibat perang berkepanjangan.
Satpol PP Bantul menemukan 2.704 batang rokok ilegal di dua warung di Sanden dalam operasi bersama Bea Cukai Yogyakarta.
Tim SAR masih mencari lima penumpang KMP Putri Yasmin yang belum ditemukan setelah kapal terbakar di Selat Lombok, NTB.
KPK menggeledah Kanwil Pajak Surakarta dan sejumlah lokasi di empat daerah terkait kasus pajak Banjarmasin. Emas 1,3 kg turut disita.