Update Korban Gempa M7,7 NTT, BNPB Catat 54 Orang Meninggal
BNPB mencatat 54 orang meninggal akibat gempa M7,7 di Flores, NTT. Pendataan kerusakan dan korban luka masih terus dilakukan.
Kecerdasan emosional. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA— Sebanyak 98% profesional di Indonesia telah menggunakan kecerdasan artifisial (AI) untuk mendukung kebutuhan presentasi. Pemanfaatannya mencakup berbagai tahapan, mulai dari mengembangkan ide, menyusun materi, mendesain slide, hingga berlatih sebelum tampil di hadapan audiens.
Temuan tersebut berasal dari studi The Presentation Paradox yang dilakukan Canva terhadap 4.000 profesional di delapan negara. Sebanyak 640 responden dalam studi tersebut berasal dari Indonesia, sementara negara lainnya adalah Amerika Serikat, Meksiko, Brasil, Jerman, Prancis, Spanyol, dan Korea Selatan.
Country Manager Indonesia Canva Stefani Herlie mengatakan penggunaan AI tidak serta-merta menghilangkan pentingnya keterampilan manusia dalam melakukan presentasi.
Menurut dia, para profesional justru memanfaatkan AI untuk meningkatkan efisiensi, sembari tetap mengembangkan kepercayaan diri dan kemampuan komunikasi.
“Mereka justru menemukan cara baru untuk memanfaatkan AI agar dapat bekerja lebih efisien, sambil terus mengembangkan rasa percaya diri dan kemampuan komunikasi untuk menyampaikan ide serta membangun koneksi dengan audiens. Sebanyak 98% profesional di Indonesia sudah menggunakan AI untuk presentasi, dan 91% tetap menilai rasa percaya diri serta kemampuan menyampaikan presentasi sebagai hal yang penting,” kata Stefani dalam keterangan pada Selasa (29/9/2026).
AI Banyak Dipakai untuk Kembangkan Ide
Studi tersebut menunjukkan penggunaan AI sudah masuk ke hampir seluruh tahapan pembuatan presentasi.
Dari 98% profesional Indonesia yang menggunakan AI untuk kebutuhan presentasi, sebanyak 78% memanfaatkannya untuk mengembangkan ide atau melakukan brainstorming.
Kemudian, 68% menggunakan AI untuk membantu desain dan tata letak (layout), sedangkan 60% memanfaatkannya untuk menyusun draf atau materi slide.
Pemanfaatan AI tidak berhenti pada pembuatan materi. Teknologi tersebut juga digunakan dalam tahap persiapan sebelum presenter menyampaikan materi kepada audiens.
Sebanyak 58% responden menggunakan AI untuk menulis atau menyempurnakan speaker notes. Sebanyak 50% menggunakannya untuk mendapatkan masukan terhadap draf, sementara 37% memanfaatkan AI untuk berlatih atau melakukan simulasi presentasi.
Dari sisi efisiensi, 71% profesional Indonesia yang menjadi responden mengatakan penggunaan AI membantu menghemat waktu ketika membuat presentasi.
Kepercayaan Diri Tetap Dinilai Penting
Meski penggunaan AI semakin luas, keterampilan manusia dalam menyampaikan presentasi tetap dianggap penting oleh sebagian besar responden.
Sebanyak 91% responden menilai presentasi yang baik tetap bergantung pada kemampuan menyampaikan materi dan rasa percaya diri presenter.
Bahkan, 81% responden mengatakan AI dapat membantu menyusun dek presentasi, tetapi tidak untuk mempresentasikan atau membawakan narasinya.
Keterampilan presentasi juga dinilai semakin penting di tengah perkembangan AI. Sebanyak 65% profesional Indonesia menyatakan kemampuan presentasi secara langsung menjadi keunggulan kompetitif di era AI.
Sementara itu, 74% responden mengatakan kemampuan menyampaikan presentasi dengan percaya diri menunjukkan potensi kepemimpinan.
Studi Canva juga menunjukkan kepercayaan diri masih menjadi bagian penting dari kemampuan presentasi. Sebanyak 73% profesional Indonesia mengatakan mereka perlu secara aktif mengembangkan kepercayaan diri sebagai presenter.
Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan temuan global yang mencapai 50%.
Sebanyak 53% responden di Indonesia mengatakan mereka menjadi lebih percaya diri saat melakukan presentasi. Kemudian, 50% merasa menjadi lebih tegas atau berwibawa, sedangkan 44% mengubah gaya atau tempo bicara ketika melakukan presentasi.
AI Mulai Dimanfaatkan sebagai Pelatih Presentasi
Dampak kemampuan presentasi juga dirasakan dalam perkembangan karier. Sebanyak 87% profesional Indonesia mengatakan kepercayaan diri saat presentasi telah berkontribusi secara langsung terhadap perkembangan karier mereka dalam satu tahun terakhir.
Pemanfaatan AI pun mulai bergeser dari sekadar membantu membuat materi menuju peningkatan kemampuan presenter.
Sebanyak 59% profesional Indonesia telah menggunakan AI sebagai pelatih presentasi atau sesekali memanfaatkannya untuk meningkatkan kemampuan menyampaikan materi.
Dari jumlah tersebut, 18% responden menggunakan AI sebagai pelatih presentasi. Sementara itu, 41% lainnya sesekali menggunakan AI untuk memperoleh bimbingan, masukan, maupun berlatih.
Keterbukaan terhadap pemanfaatan AI juga terlihat ketika presentasi sedang berlangsung. Sebanyak 84% responden mengatakan terbuka terhadap bimbingan AI secara real time selama presentasi apabila hal tersebut dapat membantu mereka tampil lebih baik.
Sebanyak 16% profesional Indonesia bahkan pernah menggunakan AI secara real time saat menyampaikan presentasi.
Selain itu, 35% responden pernah merekam diri ketika melakukan presentasi dan menggunakan AI untuk mengevaluasi cara mereka menyampaikan materi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
BNPB mencatat 54 orang meninggal akibat gempa M7,7 di Flores, NTT. Pendataan kerusakan dan korban luka masih terus dilakukan.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.