Pemain Jerman Patungan Bantu Suporter ke Stadion Piala Dunia 2026
Pemain Timnas Jerman membantu biaya transportasi suporter menuju Stadion MetLife saat laga Jerman vs Ekuador di Piala Dunia 2026.
Ilustrasi kejahatan siber./Reuters-Kacper Pempel
Harianjogja.com, JAKARTA - Berbagai permasalahan bisa terjadi pada ponsel Android, salah satu hal terburuk adalah ketika terinfeksi malware.
Hal ini dapat menimbulkan konsekuensi yang mengerikan bagi ponsel cerdas Anda, termasuk diretasnya informasi pribadi kepada penjahat dunia maya, memperlambat kerja ponsel, atau munculnya iklan intensif yang menghasilkan pendapatan bagi penjahat digital.
Seperti peringatan baru-baru ini dari Google dan peneliti lain, malware bahkan berhasil masuk ke Google Play Store.
Baca juga: CEK FAKTA: Benarkah Ribuan Mobil Ini Hangus karena Ledakan di Beirut?
Lantas bagaimana Anda bisa mengenali adanya malware ketika Anda telah menginstal aplikasi yang bermasalah di perangkat Anda, jika Google playstore pun sudah diretas?
Untungnya, ada beberapa tanda yang telah dicoba dan dipercaya yang dapat memberi tahu Anda saat ponsel cerdas Anda menyembunyikan malware.
Baca juga: Mitigasi Penting untuk Mengurangi Korban Jiwa di Tempat Wisata
Menurut tim di perusahaan keamanan Malwarebytes, ini adalah beberapa tanda paling umum ada masalah dengan handset Anda dikutip dari Express.co.uk:
1. Anda melihat iklan di mana-mana. Apa pun aplikasi yang Anda gunakan.
2. Anda menginstal aplikasi baru, tetapi ikonnya telah hilang dan Anda tidak dapat menemukannya di mana pun.
3. App Drawer Baterai ponsel Anda tiba-tiba terkuras jauh lebih cepat dari biasanya.
Jika Anda mengalami salah satunya, itu bisa menjadi tanda bahwa ponsel Anda memiliki beberapa malware yang menyebabkan gangguan. Meskipun tidak semua aplikasi berbahaya berusaha menyedot detail kartu kredit atau debit Anda, hampir semua kasus membuat bingung - dan mengurangi kinerja kerja ponsel Anda.
Perusahaan keamanan online itu menemukan hampir 200.000 kasus malware di smartphone dan tablet pelanggannya pada bulan Mei 2020saja. Dan kemudian jumlah yang sama lagi pada Juni 2020. Jadi, jika Anda telah melihat salah satu dari tanda-tanda ini, apa yang dapat Anda lakukan? Nah, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mencoba membersihkan ponsel cerdas Anda dari perangkat lunak berbahaya apa pun.
Pertama dan yang terpenting, Anda harus memastikan bahwa sistem operasi ponsel cerdas Anda sudah yang terbaru. Pakar keamanan secara konsisten memberi peringkat rilis sistem operasi terbaru sebagai salah satu tindakan terpenting yang dapat Anda lakukan untuk melindungi perangkat dan akun online Anda.
Jika Anda sudah memiliki malware yang bersembunyi di ponsel cerdas Anda, memperbarui ke perangkat lunak terbaru dapat menambal kerentanan memutus akses yang dimanfaatkan oleh perangkat lunak berbahaya yang sudah ditemukan di perangkat Anda.
Tentu saja, pembaruan juga dapat mencegah malware baru masuk ke ponsel Anda. Selanjutnya, Anda harus meninjau izin yang sudah diinstal aplikasi pada ponsel cerdas Anda. Izin yang tampak berlebihan bisa menjadi tanda bahaya, kata pakar keamanan.
Beberapa aplikasi berbahaya memberikan mereka hak administrator, jadi aplikasi tidak dapat dihapus begitu saja tanpa beberapa langkah tambahan. Jika Anda kesulitan untuk menghapus aplikasi tertentu, mungkin ada baiknya Anda meneliti secara online untuk menemukan cara yang berhasil untuk orang lain. Terakhir, Anda mungkin ingin menggunakan perangkat lunak anti-virus, seperti Malwarebytes, Norton, McAfee, atau Lookout, untuk memindai apa pun yang tampak salah pada ponsel cerdas Anda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Pemain Timnas Jerman membantu biaya transportasi suporter menuju Stadion MetLife saat laga Jerman vs Ekuador di Piala Dunia 2026.
Super League 2026/2027 akan diwarnai dominasi pelatih asing. Dari 18 klub peserta, hanya Isen Mulang FC yang menunjuk pelatih lokal, Ade Suhendra.
General Motors menghentikan penjualan mobil baru Chevrolet di China setelah 21 tahun. Meski demikian, produksi tetap berlanjut untuk memenuhi pasar ekspor globa
Status desil bansos tiba-tiba naik meski kondisi ekonomi belum berubah? Ketahui penyebab kenaikan desil, dampaknya terhadap PKH dan BPNT, serta cara mengajukan
Lionel Messi kembali ke Inter Miami usai sang ayah wafat, namun The Herons kalah dramatis 2-3 dari Leon di Leagues Cup 2026 dan tersingkir.
Saham Roblox anjlok 70% setahun, nilai pasar lenyap Rp1,2 triliun. CFO sebut kurang game viral dan perubahan algoritma jadi biang kerok. Simak selengkapnya.