Korlantas Terapkan Face Recognition di ETLE, Pelat Palsu Dibidik
Korlantas Polri menerapkan face recognition pada ETLE untuk mengidentifikasi pelanggar meski memakai pelat nomor palsu atau tanpa TNKB.
Ilustrasi smartphone/Ist
Harianjogja.com, JOGJA - Random access memory (RAM) menjadi salah satu komponen penting dalam smartphone karena menjadi tempat ponsel pintar menyimpan data-data saat digunakan.
Misalnya ketika mengedit foto maka foto dan aplikasi yang digunakan ada dalam RAM. Saat selesai pengeditan, foto disimpan ke penyimpanan perangkat smartphone sehingga tidak hilang.
Jadi makin besar kapasitas RAM yang dimiliki, makin banyak yang dapat dilakukan. Contohnya membuka lebih banyak tab browser, aplikasi, atau fitur lainnya. Oleh karena itu, kondisi RAM harus selalu dijaga agar terjamin kecepatan kinerjanya.
Berikut ini Okezone berikan tips memaksimalkan RAM smartphone Android agar tidak bekerja lambat, sebagaimana dikutip dari Android Pit.
1. Batasi widget dan wallpaper
Salah satu cara memaksimalkan RAM ponsel ialah membatasi widget dan wallpaper hidup. Sebab keduanya cukup menyita penggunaan RAM. Ini juga dapat menyebabkan baterai terkuras lebih cepat. Jadi pembatasan jumlah widget dan wallpaper berlaku untuk mengoptimalkan memori smartphone.
2. Hapus instalan aplikasi secara manual
Selanjutnya tutup atau hapus instalan aplikasi secara manual. Ini dapat dilakukan dengan mengakses Setting > Application, lalu ketuk application. Di bawah judul Memori bisa dilihat berapa banyak RAM yang telah digunakan dalam 3 jam terakhir. Dari sana dapat berhenti paksa aplikasi untuk membebaskan RAM dalam jangka pendek, atau cukup uninstall jika merasa itu tidak layak digunakan lagi.
Berita ini sudah tayang di Okezone dengan judul "Tips Memaksimalkan RAM Smartphone agar Tidak Lambat".
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Korlantas Polri menerapkan face recognition pada ETLE untuk mengidentifikasi pelanggar meski memakai pelat nomor palsu atau tanpa TNKB.
Bahlil Lahadalia menyebut pemerintah menyiapkan kontrak jangka panjang impor minyak mentah dari Rusia melalui Lemigas untuk ketahanan energi.
LKPP menegaskan pengadaan barang dan jasa menjadi penentu keberhasilan pembangunan serta mendorong UMKM masuk ekosistem digital di GPFE 2026.
Sri Mulyani ditunjuk sebagai Ketua Bersama pengisian dana IDA22 Bank Dunia untuk memimpin dukungan pembiayaan bagi negara berpendapatan rendah.
Kebakaran lahan di Gunungkidul melonjak menjadi 28 kasus hingga Agustus 2026. Dua lansia meninggal dan 20,7 hektare lahan terbakar.
Bakom menyebut program Jargas membantu rumah tangga menghemat hingga Rp900.000 per tahun sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.