Vidi Aldiano Meninggal Dunia, Deddy Corbuzier: Hati Saya Sangat Hancur
Deddy Corbuzier ungkap duka mendalam atas meninggalnya Vidi Aldiano. Kepergian rekan duet di Podhub ini meninggalkan luka bagi industri hiburan.
Tata Surya/Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA - Para astronom di Australia memetakan 83% alam semesta yang dapat diamati hanya dalam 300 jam.
Survei langit baru ini, yang dijelaskan oleh badan sains nasional Australia (CSIRO) dalam sebuah pernyataan sebagai "Google map of the universe", menandai selesainya ujian besar untuk teleskop radio Australian Square Kilometer Array Pathfinder (ASKAP), sebuah jaringan dari 36 antena yang berakar di Pedalaman Australia Barat yang terpencil.
Sementara para astronom telah menggunakan ASKAP untuk menjelajahi langit untuk mencari tanda tangan radio (termasuk semburan radio cepat yang misterius) sejak tahun 2012, jajaran lengkap antena teleskop tidak pernah digunakan dalam satu survei langit hingga sekarang.
Dengan memanfaatkan potensi penuh teleskop, para peneliti memetakan sekitar 3 juta galaksi di langit selatan, menurut sebuah makalah yang diterbitkan pada 30 November di jurnal Publications of the Astronomical Society of Australia.
Sebanyak 1 juta galaksi jauh ini mungkin sebelumnya tidak dikenal oleh astronomi, tulis para peneliti, dan itu mungkin baru permulaan. Dengan keberhasilan survei pertama ini, para ilmuwan CSIRO sudah merencanakan pengamatan yang lebih mendalam di tahun-tahun mendatang.
"Untuk pertama kalinya, ASKAP telah melenturkan seluruh ototnya, membangun peta alam semesta dengan lebih detail dari sebelumnya, dan dengan kecepatan yang luar biasa," kata penulis utama studi David McConnell, astronom CSIRO, dilansir dari Space.com.
"Kami berharap menemukan puluhan juta galaksi baru dalam survei mendatang."
Banyak survei all-sky bisa memakan waktu berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun, untuk diselesaikan. Upaya baru CSIRO, yang mereka beri label Survei Kontinum ASKAP Cepat, hanya membutuhkan waktu beberapa minggu untuk mengamati bintang.
Sementara masing-masing dari 36 penerima teleskop mengambil gambar panorama langit yang luas, jaringan superkomputer khusus bekerja dua kali untuk menggabungkannya. Peta yang dihasilkan, yang mencakup 83% langit, merupakan kombinasi dari 903 gambar individual, masing-masing berisi 70 miliar piksel. (Sebagai perbandingan, kamera definisi tinggi yang dijual mengambil beberapa ratus juta piksel per gambar).
Masing-masing gambar ini akan tersedia untuk umum melalui Portal Akses Data CSIRO, saat para ilmuwan menganalisis hasil dan merencanakan petualangan pemetaan langit berikutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Deddy Corbuzier ungkap duka mendalam atas meninggalnya Vidi Aldiano. Kepergian rekan duet di Podhub ini meninggalkan luka bagi industri hiburan.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 17 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta, tersedia keberangkatan pagi sampai malam hari.
Manchester City juara Piala FA 2026 setelah mengalahkan Chelsea 1-0 di final Wembley lewat gol Antoine Semenyo.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 17 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tersedia keberangkatan pagi sampai malam.
Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel menargetkan kemenangan saat menghadapi Madura United di Stadion Sultan Agung Bantul.
Toyota mencatat permintaan Veloz Hybrid menembus 10 ribu unit di tengah kenaikan harga BBM dan meningkatnya minat mobil hemat bahan bakar.