30 Senjata dan Amunisi Kembali Ditemukan di Sekolah Pondok Pinang
Puslabfor Bareskrim Polri menemukan 30 item senjata, amunisi, dan sparepart saat olah TKP sekolah di Pondok Pinang, Jakarta Selatan.
Youtube/Dok.
Harianjogja.com, JAKARTA - Youtube menambahkan fitur baru untuk membatasi penyebaran ujaran kebencian.
"Kami selama ini fokus memperbaiki (fitur) komentar dengan tujuan membuat percakapan lebih sehat di Youtube," kata Wakil Direktur Manajemen Produk Youtube Johanna Wright, Sabtu (5/12/2020).
Dia menambahkan pada fitur baru yang terletak di Komentar atau Comments, Youtube akan memberikan notifikasi sebelum pengguna mengunggah tulisan tersebut, jika komentar yang diberikan mengandung kata-kata yang tidak sopan.
YouTube juga akan menguji coba fitur penyaring atau filter komentar di Youtube Studio, komentar yang mengandung kata-kata kasar secara otomatis akan masuk ke peninjauan Youtube.
Peralatan untuk moderasi komentas juga akan diberikan kepada pemilik akun agar lebih mudah dijangkau.
YouTube juga akan memasang teknologi baru agar sistem mereka bisa lebih baik lagi dalam mendeteksi dan menghapus ujaran kebencian, platrom milik Google ini juga akan meninjau topik video dan konteks komentar yang diberikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Puslabfor Bareskrim Polri menemukan 30 item senjata, amunisi, dan sparepart saat olah TKP sekolah di Pondok Pinang, Jakarta Selatan.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sleman kembali membuka layanan SIM Keliling pada Selasa 11 Agustus 2026.
Polres Gunungkidul kembali membuka layanan SIM Keliling pada Selasa (11/8/2026).
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya Selasa 11 Agustus 2026 berdasarkan data resmi KAI Access.