James Riady Pastikan Mal Lippo Tak Pasang Pagar, Ini Alasannya
James Riady menegaskan mal Lippo tidak memasang pagar tambahan dan optimistis ekonomi Indonesia tetap menarik bagi investor global.
Ikon Rooms juga ada di menu panggilan (call), yang kemudian akan mengarahkan pengguna ke Messenger untuk membuat Rooms./JIBI-Bisnis.com
Harianjogja.com, JAKARTA — WhatsApp angkat suara mengenai kebijakan privasi dan persyaratan layanan menanggapi berita dan pertanyaan-pertanyaan yang timbul belakangan ini.
WhatsApp menegaskan bahwa kebijakan privasi yang ramai belakangan ini tidak memengaruhi chat atau percakapan antarakun maupun grup pribadi para pengguna.
“Seluruh chat pengguna masih dilindungi enkripsi end-to-end, yang artinya siapa pun—termasuk WhatsApp dan Facebook—tidak dapat membaca isi pesan pengguna,” demikian pernyataan WhatsApp melalui surat elektronik, Rabu (13/1/2021).
Whatsapp menjelaskan bahwa pembaruan kebijakan privasi ini hanya berlaku untuk percakapan dengan akun bisnis yang menggunakan WhatsApp Business API dan memilih provider hosting di luar WhatsApp.
“Kami ingin pengguna lebih jelas bahwa akun bisnis tersebut kini dapat menggunakan infrastruktur hosting Facebook untuk chat melalui WhatsApp. Artinya, percakapan dengan bisnis tersebut dapat disimpan di server Facebook,” ujarnya.
Dia melanjutkan bahwa jika pengguna berbicara dengan bisnis yang memilih metode penyimpanan di luar WhatsApp, mereka akan menampilkan notifikasi di percakapan tersebut.
“Pengguna kemudian berhak dan bebas memilih apakah mereka mau berinteraksi dengan bisnis tersebut atau tidak,” lanjutnya.
WhatsApp pun menegaskan bahwa percakapan dengan akun bisnis yang menggunakan aplikasi gratis WhatsApp Business, maupun yang menggunakan WhatsApp Business API tetap menggunakan layanan hosting mereka yang masih terlindungi enkripsi end-to-end seperti biasa.
Seperti dikutip melalui The Verge, WhatsApp memperkenalkan persyaratan layanan yang diperbarui pada 2021. Jika pengguna ingin terus menggunakan aplikasi tersebut, mereka harus menyetujui perubahannya.
Perubahan tersebut terkait dengan cara WhatsApp dan Facebook memproses data pengguna. Kebijakan baru Whatsapp akan mulai berlaku pada 8 Februari 2021, tetapi pengguna akan diberi kesempatan untuk menyetujui kebijakan baru sebelum tanggal tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
James Riady menegaskan mal Lippo tidak memasang pagar tambahan dan optimistis ekonomi Indonesia tetap menarik bagi investor global.
Meta luncurkan Muse Glimmer, model AI open-weight 30 miliar parameter yang bisa berjalan di laptop dengan satu GPU. Bisa dipakai offline, dukung 100+ bahasa, da
NTP Juli 2026 mencapai 127,84, tertinggi sepanjang sejarah Indonesia. Mentan Amran menyebut reformasi pertanian mulai meningkatkan kesejahteraan petani.
Desil 1 hingga 4 dalam DTSEN menjadi prioritas penerima PKH, BPNT, BLT Kesra, dan beras 10 kg pada Agustus 2026.
Gempa M7,4 guncang Kolombia, 132 tewas dan 570 luka. 86 bangunan runtuh, 7 bandara lumpuh. Presiden de la Espriella tetapkan status darurat nasional.
Yaqut Cholil menjalani sidang perdana kasus dugaan korupsi kuota haji. KPK akan mengurai konstruksi perkara dan potensi kerugian Rp622 miliar.